- Korban luka ledakan di Pacitan bertambah menjadi lima orang.
- Polisi temukan serbuk mercon saat olah TKP ledakan.
- Tiga rumah warga rusak parah akibat ledakan pagi hari.
SuaraJatim.id - Jumlah korban luka pasca ledakan serbuk mercon di Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim), dilaporkan bertambah dari empat menjadi lima orang.
Polisi memastikan seluruh korban mengalami luka-luka saat berada di dalam rumah yang hancur akibat ledakan hebat yang terjadi pada Jumat (12/12/2025) pagi itu.
Kapolsek Tegalombo, Iptu Fathur Rahman, menjelaskan perkembangan terbaru kasus ledakan serbuk mercon Pacitan tersebut usai aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Menurutnya, lima warga yang menjadi korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
“Total ada lima orang luka-luka. Empat dibawa ke Puskesmas Gemaharjo, satu dirujuk ke rumah sakit di Ponorogo karena mengalami sesak napas,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).
Menurutnya, seluruh korban berada di dalam rumah ketika ledakan serbuk mercon Pacitan terjadi. Ledakan tersebut menyebabkan bangunan rumah hancur dan memicu kepanikan warga sekitar.
Data korban luka yang semula berjumlah empat orang akhirnya bertambah satu orang setelah dilakukan pendataan lanjutan oleh petugas di lokasi kejadian.
Adapun lima korban luka dalam insiden ini masing-masing bernama Sidiq Sarofudin, Cantik Noviana Ristasari, Sutini, Arba Sarifudin, serta Indro Dwi Nurfidayanto. Mereka mengalami luka dengan tingkat berbeda-beda dan langsung mendapatkan perawatan intensif dari tenaga medis.
Sebagai informasi, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 05.40 WIB. Dampaknya cukup signifikan, lantaran tiga rumah milik warga di RT 04 Dusun Semanding mengalami kerusakan parah.
Puing-puing bangunan berserakan di sekitar lokasi, sementara sebagian dinding dan atap rumah runtuh akibat kuatnya daya ledak.
Dalam proses olah TKP, tim inafis kepolisian menemukan material yang diduga kuat berupa serbuk mercon sebagai pemicu ledakan. Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan jumlah bahan peledak yang tersimpan di dalam rumah tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap asal-usul dan penyebab pasti ledakan.
Kasus ledakan serbuk mercon Pacitan ini juga viral di media sosial. Sejumlah video amatir berdurasi sekitar 1 menit 35 detik beredar luas dan memperlihatkan kondisi rumah yang hancur berkeping-keping usai ledakan. Video tersebut memicu keprihatinan sekaligus kekhawatiran masyarakat setempat.
Hingga kini, Polsek Tegalombo bersama BPBD Pacitan masih melakukan penyelidikan lanjutan serta pendataan kerusakan bangunan akibat ledakan tersebut.
Aparat juga mengimbau warga agar tetap waspada dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kejadian ini kepada pihak berwenang, sembari memastikan korban mendapatkan perawatan maksimal pasca ledakan serbuk mercon Pacitan. (Antara)
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap SPKLU di Tol Trans Jawa Timur 2026, dari Ngawi sampai Probolinggo
-
Jelang Pembatasan, Pelabuhan Ketapang Dipadati Antrean Truk
-
Toko Benang Raja Ada Berapa? Ini Daftar Lokasi Terdekat untuk Berburu Baju Lebaran
-
Viral Warganet Temukan Rudal Sudah Siaga di Jawa Timur, Benarkah?
-
Diguyur Hujan, Dinding Penahan Candi Dorok Era Majapahit Runtuh
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Buntut Uang Rp 20 Ribu, Anak di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Kandung hingga Patah Gigi
-
Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Bromo Tak Melonjak Drastis
-
1,1 Juta Agen BRILink Dorong Inklusi Keuangan Sampai ke Pelosok Negeri, Contohnya Rieche Endah
-
Libur Lebaran 2026: Kapolres Bojonegoro Turun Lapangan Cek Kondusivitas Objek Wisata
-
Gubernur Khofifah Tutup Rangkaian Riyayan Idul Fitri 1447 H Bersama 250 Pengemudi Ojol