Perlu diketahui, Antok sendiri menjadi seniman berangkat dari nalurinya. Pria 33 tahun itu menekuni sebagai pemain kendang sejak 2006 silam.
Hampir 15 tahun lamanya, ia mencari rezeki yang halal dari pentas seni ini. Mulai dari pemain kendang dangdut kampung hingga wayang kulit.
"Kalau dulu ada aja yang ngundang, ramai sekali. Lebih-lebih wayang kulit adalah seni tradisional yang ngundang biasanya acara-acara sedekah bumi hingga orang punya hajat seperti nikahan dan sunatan," jelansya.
Kini hidupnya menggantung dari orderan pelanggan ojek. Jika harus memilih, Antok akan lebih senang sebagai pemain gendang karena sesuai dengan pilihan nuraninya.
Karena itu, Antok berharap pandemi segera berakhir, apalagi ia sudah merindukan suara teriakan penonton yang semangat menyoraki suara kendang yang ditabuhnya.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
7 Fakta Situs Mejo Miring Blitar Dijarah, Mbah Saimun Ngaku Menikahi Arca Putri Demi Kerajaan Baru
-
5 Fakta Kades di Lumajang Selingkuhi Istri Tukang Bangunan, Kepergok di Kamar Pribadi
-
Profil Rahma Noviarini, Ketua PBSI Kota Madiun yang Rumahnya Digeledah KPK
-
CEK FAKTA: Wali Kota Madiun Serahkan Rp 800 Juta ke Jokowi, Benarkah?
-
Desa BRILiaN Jadi Strategi BRI Dalam Membangun Ekonomi Desa Inklusif dan Mandiri