SuaraJatim.id - Sebuah video pendek berdurasi kurang lebih satu detik menggambarkan Kasat Sabhara AKP Agus Tri Susetyo dengan Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya berpelukan beredar.
Dalam video itu terlihat sepasang perwira polisi Polres Blitar yang tengah berseteru saling merangkul. Air mata AKP Agus jatuh ketika keduanya berpelukan. Apakah ini menandakan kalau keduanya sudah islah alias berdamai?
"Sudah (berdamai). Saya sudah lama realease kalau mereka difasilitasi (oleh Polda Jatim)," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko melalui WhatsApp, Selasa (6/10/2020).
Trunoyudo tak menjelaskan lebih jauh lokasi dan kapan dua perwira itu saling berpelukan. Bila dilihat dari sekitarnya, kedua perwira tersebut berpelukan di rumah AKP Agus.
Moment ini juga disaksikan oleh istri AKP Agus yang juga seorang perwira di Polres Blitar Kota. Selain berpelukan, AKP Agus juga mencium tangan AKBP Fanani namun langsung kembali dipeluk oleh Abituren Akpol 2000 tersebut.
Kabar perseteruan keduanya dimulai ketika AKP Agus mengajukan pengunduran dirinya ke Polda Jatim dengan alasan sering dimaki oleh AKBP Fanani, pimpinannya di Polres Blitar. Selain ingin resign, ia juga melaporkan atasannya terkait tambang pasir dan sabung ayam.
Fanani mengaku membentak Agus karena ada anggotanya yang berambut panjang dan kurang pantas bila memakai baju dinas. Perseteruan keduanya menjadi perhatian publik, termasuk Mabes Polri.
Polda Jatim yang bertugas menyelesaikan permasalahan menyangkut perwira lalu melakukan konseling. Belakangan diketahui keduanya islah dan saling berpelukan.
Trunoyudo membenarkan kalau AKP Agus batal mengundurkan diri. Ia bakal berdinas di Polda Jatim. Untuk jabatan Kasat Sabhara Polres Blitar sudah disiapkan, tinggal pelaksanaan serah terima jabatan.
Baca Juga: Kapolres Blitar vs Kasat Sabhara Gegeran, Kasus Diselidik 'Kandang' Dipisah
Penggantian jabatan Kasat Sabhara ini, lanjut Trunoyudo, merupakan permintaan pribadi AKP Agus. Informasinya, Kasat Sabhara Polres Blitar yang baru akan diisi perwira lulusan Akademi Kepolisian 2008.
"Jabatan, sesuai permintaan yang bersangkutan untuk tidak lagi menjabat," ujar Trunoyudo.
"Organisasi dinamis dan sesuaikan kebutuhan masyarakat dalam menjalankan Tupoksi Polri," katanya.
Kontributor : Farian
Tag
Berita Terkait
-
Kapolres Blitar vs Kasat Sabhara Gegeran, Kasus Diselidik 'Kandang' Dipisah
-
Instruksi Mabes Polri Respons Perseteruan Kapolres Blitar dan Kasat Sabhra
-
Kasat Sabhara yang Berantem Sama Kapolres Blitar Sudah Tak Nyaman Lagi
-
Kapolres Blitar dan Kasat Sabhara Berantem, Mabes Polri Bereaksi
-
Dimediasi, Perseteruan Kapolres Blitar dan Kasat Sabhara Hanya Emosi Sesaat
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
Ze Gomes Ubah DNA Madura United, Intensitas Tinggi Jadi Kunci Musim Baru
-
BRI Kian Solid, Kuartal I 2026 Bukukan Setoran Kepada Negara 8,1 Triliun
-
Teriakan Ampun Pak yang Berakhir Duka: Misteri Kematian Widi di Tangan Oknum Polsek Beji