SuaraJatim.id - Lewis Hamilton tak pernah membayangkan bakal bisa menyamai rekor Michael Schumaceher dengan 91 kemenangan di ajang balap Formula 1.
Tapi faktanya, Hamilton mampu. Adalah Grand Prix Eifel di sirkuit Nurburgring, Jerman, yang menjadi saksi kesuksesan Hamilton. Dalam balapan tersebut Hamilton meraih juara satu, Minggu (11/10/2020).
Setelah menyamai rekor Schumacher, pebalap asal Britania itu kini fokus mengincar gelar juara dunia ketujuhnya. Hal itu akan mengukuhkannya sebagai pebalap tersukses sepanjang masa.
Rekor 91 kemenangan Schumacher itu sebelumnya bertahan cukup lama. Sejumlah pihak ragu rekor tersebut bakal pecah. Namun, Hamilton membuktikan itu bukan mustahil saat dia masih memiliki kesempatan meraih kemenangan ke-100 dan seterusnya bersama Mercedes.
"Saya tidak tahu apa artinya bagi pebalap lain ketika mereka meraih kemenangan ini, tetapi perlu beberapa waktu bagi Anda untuk menganalisisnya dan untuk memahami, untuk menyadari apa arti sebenarnya," kata pebalap berusia 35 tahun, dilansir dari Antara yang mengutip dari Reuters.
"Seperti kita semua, saya tumbuh melihat Michael memenangi semua grand prix itu dan saya tidak bisa membayangkan bisa menyamai dia."
"Saya rasa sampai di Formula 1 adalah langkah pertama dari mimpi itu dan tentunya menyamai (tiga gelar juara) Ayrton (Senna). Tapi Michael terlalu jauh."
"Saya tak pernah menyangka bisa sampai di sini hari ini menyamai dia dan saya merasa tersanjung saat ini dan kesempatan yang diberikan Mercedes saat saya berusia 13 tahun."
Selain kemenangan itu, Hamilton hari itu memperpanjang rekor finis dengan poin menjadi 44 kali dan podiumnya sebanyak 160 kali.
Baca Juga: Lewis Hamilton Samai Rekor Michael Schumacher, Begini Komentarnya
Hamilton mengatakan untuk memenangi balapan kali ini tidak mudah, meski dia diuntungkan setelah rekan satu timnya, Valtteri Bottas, yang juga rival terdekatnya, gagal menyelesaikan lomba karena masalah power unit.
Hamilton kembali mengomentari prestasi yang ditorehkan Schumacher. Menurut dia, prestasi 91 kemenangan tersebut tidaklah mudah.
"Apa yang dia lakukan untuk untuk kedua tim itu, khususnya Ferrari, sungguh luar biasa," kata Hamilton soal Schumacher, yang pensiun pada 2012 setelah tugas terakhirnya bersama Mercedes.
"Mungkin sulit bagi orang-orang untuk memahami bagaimana susahnya dia meraih 91 kemenangan itu, dari satu akhir pekan ke akhir pekan lainnya, tahun ke tahun, dan tetap bugar secara fisik dan sangat presisi. Saya mengerti itu sekarang lebih dari sebelumnya.
"Saya hanya bisa bilang itu semakin tidak mudah. Dari kemenangan pertama kalian hingga ke-91, saya katakan itu adalah perjalanan panjang yang sulit."
Lewis Hamilton menjuarai Grand Prix Eifel di Sirkuit Nurburgring, Jerman, Minggu, untuk menyamai rekor 91 kemenangan yang dibukukan Michael Schumacher.
Berita Terkait
-
Top 5 Sport: Jarang Muncul Sebagai Pebalap Penguji, Rossi Kritik Lorenzo
-
Lewis Hamilton Samai Rekor Michael Schumacher, Begini Komentarnya
-
F1 GP Eifel: Setelah 9 Tahun, Lewis Hamilton Kembali Berjaya di Nurburgring
-
Asapi Hamilton, Valtteri Bottas Rebut Position F1 GP Eifel
-
Valtteri Bottas Pimpin FP3 F1 GP Eifel, Hamilton Kedua
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Terseret Skandal Nikah Siri dan Penelantaran Anak, Kursi Suwondo di DPRD Blitar Resmi Dicopot
-
Drama Hilangnya Backpacker Madiun di Korea:Pihak Travel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Misteri 4 Bulan Kematian Nisarofatin Petani Lumajang: Polisi Pastikan Bukan karena Racun