SuaraJatim.id - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menggandeng Netzme, sebuah perusahaan aplikasi pembayaran non tunai yang akan digunakan dalam sistem layanan pembelian merchandise.
Sebelumnya, PSSI kini memang sedang mengembangkan jaringan bisnis merchandise. Nah, setelah adanya kerja sama ini pengguna Netzme bisa menggunakan aplikasinya untuk belanja di Official Garuda Store milik PSSI dengan nuansa berbeda.
Salah satu layanan Netzme adalah menyediakan pembayaran non tunai. Kemudian, pengguna juga bisa memakai aplikasi ini untuk membeli pulsa serta mengirim uang.
"Kami memang fokus ke komunitas dan cocok ke PSSI. Kita terus terang berterima kasih atas inisiatif kolaborasi salah satu ikon olahraga sepakbola yaitu PSSI," kata Vicky G Putra, selaku CEO Netzme saat jumpa pers virtual, seperti dikutip dari suara.com, Rabu (28/10/2020).
"Kami mulai dari Official Garuda Store untuk pembayaran non tunai yang akan memiliki pengalaman berbeda dalam berbelanja. Nanti ini berfungsi untuk suporter timnas Indonesia juga," katanya.
Menariknya, Timnas Indonesia fans bisa memiliki pernak-pernik dari Garuda Store dalam periode tertentu hanya dengan menyukai postingan di Netzme.
"Harapan kami kolaborasi ini bisa memberikan suatu warna baru dan ingin mendapatkan merchandise gak sekedar beli, tapi juga pengguna aplikasi Netzme bisa mendapatkan merchandise dalam periode tertentu dan harapannya bisa lebih membantu," ujarnya.
Sementara itu, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi merasa terbantu dengan adanya kerja sama ini. Apalagi di tengah masa pandemi COVID-19 saat ini, karena sebisa mungkin untuk mengurangi beraktivitas di luar termasuk berbelanja.
"Kami bersyukur ada kolaborasi dengan bisnis kita. Terima kasih atas kesediaan ini, di tengah pandemi ini kolaborasi memang sangat dibutuhkan. Ini untuk fans juga mendapatkan merchendise PSSI dan timnas," ujar Yunus Nusi
Baca Juga: Fans Timnas Indonesia Kini Bisa Berbelanja Merchandise Melalui Netzme
"Sebelum pandemi Official Garuda Store hampir penuh terus. Kalau bisnis online tetap jalan dan kerjasama dengan Netzme bisa lancar, suporter kita selalu berikan dukungan yang cukup besar," jelasnya.
Pecinta Timnas Indonesia sudah langsung bisa menggunakan Netzme untuk mencari merchandise tim nasional yang diinginkan mulai Rabu (28/10/2020).
"Jadi sebenarnya bersamaan dengan tanda tangan kerja sama hari ini, sejak saat ini buat teman-teman bisa langsung menggunakan aplikasi untuk pengalaman belanja versi baru," kata Vicky memungkasi.
Berita Terkait
-
Fans Timnas Indonesia Kini Bisa Berbelanja Merchandise Melalui Netzme
-
Pengen Dapet Mechandise Timnas Gratis? Cukup Download Aplikasi Netzme
-
Netzme Tawarkan Nuansa Berbeda saat Belanja di Official Garuda Store
-
Gandeng Netzme, PSSI Manjakan Fans Timnas Kemudahan Belanja Merchandise
-
Gandeng Netzme, PSSI Buat Terobosan Teknologi Mudahkan Pendukung Timnas
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut