SuaraJatim.id - Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mencatat pasien sembuh dari COVID-19 berjumlah 440 orang atau bertambah sebanyak 10 orang dari sebelumnya,pada Kamis (29/20/20200.
"Hari ini Kamis, 29 Oktober 2020, kabar baik kami sampaikan. Yaitu 10 warga Magetan dinyatakan sembuh dari COVID-19 ,dan nihil konfirmasi positif. Hal ini harus kita syukuri," jelas Kepala Diskominfo Kabupaten Magetan, Saif Muchlissun dalam keterangannya di Magetan, Kamis malam, seperti dikutip dari kantor berita Antara.
Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kabupaten Magetan, tambahan pasien sembuh pada Kamis berasal dari sejumlah kecamatan di Magetan, yakni Kecamatan Plaosan, Magetan, dan Ngariboyo.
Sesuai data, dari 10 kasus sembuh ini, delapan warga di antaranya berasal dari Kecamatan Plaosan, satu dari Magetan, dan satu dari Ngariboyo.
Adapun delapan pasien asal Plaosan yang dinyatakan sembuh adalah, pasien ke-470, 415, 439, 473, 469, 468, 472, dan pasien 437. Sedangkan pasien sembuh lainnya adalah pasien ke-433 asal Kecamatan Ngariboyo dan pasien ke-428 warga Kecamatan Magetan.
Saif Muchlissun menambahkan, meski kasus sembuh di Magetan cukup tinggi dan telah berstatus zona kuning (risiko rendah), Pemkab Magetan tetap meminta warganya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.
"Kami tidak akan bosan untuk terus mengajak warga Magetan tetap waspada. Mari kita bersama-sama saling menjaga dan mengingatkan bahwa penerapan protokol kesehatan sangatlah penting untuk terus dilaksanakan," jelasnya,
Hingga Kamis, 29 Oktober 2020, terdapat 506 warga Magetan terkonfirmasi COVID-19. Dari jumlah ini, 440 orang sembuh, 26 orang meninggal, dan 40 orang lainnya dalam perawatan serta isolasi.
Baca Juga: Pandemi COVID-19, Pendapatan Kia Motors Membaik Namun Laba Turun
Berita Terkait
-
Lapas Surabaya Hadirkan Wartelsuspas Digital untuk Warga Binaan
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Ribuan Kendaraan Barang Terjebak Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang
-
Menelusuri Jejak Perjuangan Buruh di Museum Marsinah
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29%, Gubernur Khofifah: Bukti Intervensi Kesejahteraan Masyarakat
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri, Sediakan Sembako Murah Jelang Iduladha
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau
-
Tragedi Halal Bihalal di Musala Mojokerto: Tiga Jemaah Tersengat Listrik, Satu Tewas
-
Petani Tua Tewas Seketika Usai Vario Ngebut Hantam Suzuki Smash di Bojonegoro