SuaraJatim.id - Entah apa yang menyusupi MSK (15) dan SNI (16), dua ABG tanggung ini sampai tega menghabisi kawannya sendiri, Ahmad Arinal Hakim atau Aril (13) yang jasadnya ditemukan di Tambang Bekas Galian di Gresik.
Kedua bocah warga Kecamatan Bungah, Gresik, ini tega menghabisi nyawa Aril lantaran sakit hati. MSK sakit hati karena pacar nya digoda oleh korban. Kemudian SNI sakit hati karena orang tuanya sering diolok-olok korban.
Mereka bersengkokol lalu merencanakan pembunuhan. Kronologi pembunuhan itu terjadi pada Rabu (28/10/2020) malam. Saat itu kedua pelaku menghubungi korban untuk diajak ketemuan di lapangan yang tidak jauh dari rumahnya.
Kemudian Aril digiring pelaku menuju lokasi bekas tambang area Bukit Jamur, Bungah. Saat di lokasi, kedua tangan Aril diikat ke belakang punggung.
Setelah dipastikan korban tidak bisa melawan, lalu kedua pelaku menganiaya Aril, dengan cara memukul kayu balok tepat di kepalanya.
Merasa tidak puas, korban lalu ditenggalamkan ke air, kolam bekas galian C dengan posisi tubuh tengkurap. Sebenarnya menurut keterangan polisi, saat itu korban masih hidup namun tidak bisa membebaskan diri.
Melihat korban tidak berdaya, kedua pelaku akhirnya meninggalkan korban seorang diri. Kemudian keduanya melarikan diri. MSK kabur ke daerah Pasuruan membawa handpone korban. Sedangkan pelaku SNI berdiam diri di rumah sembari berpura-pura membantu bekerja orang tuanya.
Hingga akhirnya, jasad korban ditemukan pada Jumat (30/10/2020) sore oleh santri yang sedang mencari mangga. Penemuan korban itu sempat membuat geger warga, karena bocah yang masa depannya masih panjang itu meninggal secara tragis.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitriyanto mengatakan motif pembunuhan bocah dikarenakan sakit hati. Keduanya memancing korban untuk bertemu kemudian dihabisi dengan balok kayu dan jasadnya diikat. Kini kedua pelaku sudah ditangkap oleh polisi.
Baca Juga: Bapak Dihina Pacar Digoda, 2 ABG Tanggung Ini Pembunuh Aril di Bekas Galian
"Setelah korban ditinggal sendiri di bekas kubangan pada malamnya, kemudian pada esoknya pelaku SNI mendatangi lokasi dan memastikan korban dalam keadaan meninggal," kata Arief saat jumpa pers di Mapolres Gresik, Jum'at (6/11/2020).
"Korban keluar rumah pamit ikut Maulud Nabi, tapi sebenarnya menemui pelaku karena dihubungi. Dari sana lah kasus pembunuhan dimulai," katanya.
Menurut Kapolres, MSK terlebih dahulu diamankan polisi di wilayah Pasuruan. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa handpone milik korban yang dikuasai oleh MSK. Setelah itu, petugas baru mengamankan SNI. Mereka ditangkap tanpa perlwanan.
Kapolres juga mengatakan karena korban masih di bawah umur, sehingga keduanya menempati penjara khusus anak. Keduanya dijerat dengan pasal 76 c juncto pasal 80 ayat 3 UU 35 No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.
"Ancaman hukuman 15 tahun penjara," ujarnya.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
Bapak Dihina Pacar Digoda, 2 ABG Tanggung Ini Pembunuh Aril di Bekas Galian
-
Mayat Bocah di Bekas Tambang Gresik, 2 Pelaku Jadi Tersangka, Motif Dendam
-
Sadis, Kepala Siti Ditembak Debt Colletor Karena Tak Mampu Bayar Utang
-
Jasad Bocah di Bekas Galian Tambang Penuh Luka, Anak Pejabat Desa di Gresik
-
Kaki Terinjak, Remaja Bawean Kepruk Pakai Botol Kepala Orang Sampai Bocor
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah