SuaraJatim.id - COVID-19 membawa musibah di beberapa sektor industri. Serta sebaliknya, semakin memakmurkan di bidang lainnya. Disebut belakangan, industri yang menuai laba besar salah satunya adalah industri game. Bagaimana tidak, protokol kesehatan mewajibnya hampir seluruh warga dunia untuk anteng di rumah untuk menghindari penularan.
Data terbaru dari NPD pada periode Juli hingga September menunjukkan rekor penjualan untuk game yang mencapai angka tertinggi dalam sejarah Amerika Serikat.
Penjualan untuk game, perangkat keras, konsol, dan semua aksesori terkait game mencapai 11,2 miliar dolar AS pada kuartal ketiga 2020, meningkat sebesar 24 persen pada periode yang sama tahun lalu.
Sebesar 10,4 miliar dolar AS di antaranya berasal dari pembelian perangkat lunak dan konten, dengan pengeluaran seluler dan langganan mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Dalam hal konten, game indie Among Us menduduki peringkat atas di antara judul game besar lainnya seperti NBA 2K21, Super Mario 3D All-Stars, Tony Hawk's Pro Skater 1 + 2, dan Ghost of Tsushima, serta game favorit lama seperti Animal Crossing: New Horizons, Call of Duty: Modern Warfare, Fortnite, dan Minecraft.
"Kami dapat mengantisipasi pemecahan rekor kuartal lainnya di Q4. Sebagian besar karena konsol PlayStation 5 dan Xbox Series memasuki pasar dengan salah satu konsol dengan penjualan tercepat dalam sejarah Amerika Serikat, Nintendo Switch," kata Mat Piscatella, seorang analis, seperti dikutip Gamespot pada Sabtu (14/11/2020).
Konsol generasi terbaru PlayStation 5 dan Xbox Series X/S menjadi sangat populer karena kehadirannya yang telah ditunggu banyak gamer. Sementara itu, meskipun Nintendo Switch juga telah dipasarkan selama lebih dari tiga tahun, konsol juga memiliki catatan penjualan yang sangat baik.
Berita Terkait
-
Industri Game RI Tembus US$1,9 Miliar, Talenta Lokal Dinilai Belum Maksimal Garap Peluang Global
-
Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas
-
MultiRealm Games Bidik Amerika Latin hingga Eropa di Tengah Ledakan Industri Game
-
Bukalapak Bangun Mesin Pertumbuhan Baru, Teknologi Gaming Jadi Senjata Ekspansi Global Lewat Joytify
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam
-
Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Puji Mental Baja Pemain Persebaya