SuaraJatim.id - Terkait manuver eks simpatisan PDI Perjuangan Kota Surabaya kelompok 'Banteng Ketaton' yang memilih mendukung pasangan Machfud-Mujiaman (MAJU), Whisnu Sakti Buana menegaskan akan diurus nanti setelah menang Pilkada Surabaya.
Begitu juga dengan persoalan dengan kakaknya Jagad Hariseno, Whisnu pun berpandangan serupa. Sebab, menjelang Pilkada Surabaya ini, PDI Perjuangan tengah fokus memenangkan calon yang diusungnya, yakni pasangan Eri Cahyadi - Armuji (Er-Ji).
Meskipun kakaknya dan simpatisannya mendukung MAJU, Whisnu tetap mengobarkan semangat perang untuk memenangkan Eri Cahyadi-Armuji, sesuai garis yang diperintahkan partai.
"Dalam sebuah pertempuran, saat genderang perang ditabuh, kita harus berangkat ke medan perang dengan keyakinan menang. Urusan keluarga kita selesaikan setelah perang!" tegas Whisnu, beberapa waktu lalu.
Begitu pula menanggapi langkah Banteng Ketaton yang juga merapat ke Machfud-Mujiaman.
"Lho ya, kan sama! Masalah dalam rumah tangga, saat genderang perang ditabuh, berangkat ke medan perang, pulang dengan kemenangan, baru kita selesaikan urusan di dalam rumah," katanya menegaskan.
Sebelumnya, Seno yang masih tercatat sebagai Kader PDI Perjuangan mengaku berbeda pandangan politik dengan adik kandungnya di Pilkada Kota Surabaya kali ini.
"Setiap orang punya hak untuk bersikap. Kalau kepada Pak Machfud sebagai pribadi politik, saya mendukung Pak Machfud Arifin," ungkapnya.
Seno mengatakan, di keluarganya telah diajarkan bagaimana berpolitik yang dinamis. Dukungannya terhadap Machfud sebagai bentuk penghargaan atas dirinya secara pribadi.
Baca Juga: Hasto Ancam Pecat Kader Mbelot Dukung Calon Lain, Berani Pecat Seno?
"Saya diajarkan untuk berpolitik, dalam hal ini Machfud datang sebagai pribadi. Saya menghargai beliau. Sikap politik bisa berbeda. Ini hubungan yang baik antara saya dengan beliau. Pak Machfud orang baik," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Hasto Ancam Pecat Kader Mbelot Dukung Calon Lain, Berani Pecat Seno?
-
Bantah Hasto, Seno: Mungkin Pak Hasto Lupa, Yang Pasti Saya Punya KTA!
-
Tegaskan Tak Ada Kader PDIP Membelot, Hasto: Seno Kan Tidak Punya KTA
-
Puti Guntur Percaya Diri Eri-Armuji Menang Pilkada Kota Surabaya
-
Perang Seno vs Whisnu di Pilkada Surabaya, Urusan Keluarga Belakangan
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bawa Tiner dan Knuckle, 11 Penyusup Demo Lengserkan Prabowo-Gibran Disergap di Surabaya
-
Panjat Patung Gubernur Suryo, Demonstran di Surabaya Desak Prabowo-Gibran Lengser
-
Kepung Grahadi Berbaju Hitam, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dan Tolak MBG
-
Petani Rela Tinggalkan Cangkul di Sawah, Heboh Jet Tempur F-16 Mendarat di Tol Paspro
-
Bacok Pemilik Toko Emas dan Anaknya di Jember, Perampok Bercelurit Nyaris Tabrak Pawai Santri