SuaraJatim.id - Warga di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan sebuah acara pernikahan yang mengundang sekelompok waria. Akibatnya, acara tersebut dibubarkan polisi karena memicu kerumunan di tengah pandemi virus corona.
Diketahui, banyaknya warga yang menonton aksi para waria dikhawatirkan bisa menjadi penyebab penularan Covid-19.
Kapolres Barru AKBP Liliek Tribhawono Iryanto mengatakan, polisi membubarkan acara waria di Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Kegiatan waria telah membuat warga datang menonton dan berkerumun. Acara yang digelar sejumlah waria pun melewati batas waktu yang diberikan.
Menurut Liliek, awalnya para waria meminta rekomendasi kepada Gugus Tugas Covid-19 untuk menghadiri acara pernikahan di rumah warga bernama Tirta Bactiar (40).
"Kejadian Rabu kemarin pukul 20.30 WITA," kata Liliek, Kamis (19/11/2020).
Hanya saja, saat berada di lokasi, para waria malah menambah kegiatan mereka. Bukan hanya menghadiri acara pernikahan.
Ada tambahan acara seperti menamatkan bacaan Alquran. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan kontes waria diiringi musik organ tunggal.
Kegiatannya melewati batas waktu yang telah disepakati dengan petugas. Seharusnya sampai pukul 17.00 WITA. Tapi acara berlanjut hingga pukul 19.00 WITA.
Baca Juga: Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan yang Menghadirkan Waria
"Iya awalnya itu mau acara nikahan. Tapi ditambah ada acara itu Alquran. Habis itu dilanjutkan acara itu kontes (waria)," jelas Liliek.
Adanya acara kontes waria tersebut, membuat warga marah. Lantas melaporkan kejadian itu ke polisi. Sebab, menyebabkan masyarakat terpancing berkumpul untuk menonton kontes para waria.
"Ada informasi dari masyarakat terus Polsek cek," kata dia.
"Iya. Tidak sesuai protokol. Perjanjian di sini sampai sore," tambah Liliek.
Setelah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan panitia, kata Liliek, kegiatan pun disepakati untuk dihentikan. Para waria yang berada di lokasi juga perlahan membubarkan diri secara tertib.
"Koordinasi dengan lurah dan sebagainya. Akhirnya dibubarkan. Setelah dibubarkan kru elekton juga menghentikan kegiatannya," katanya.
Berita Terkait
-
Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan yang Menghadirkan Waria
-
Kontes Waria di Kabupaten Barru Dibubarkan Polisi
-
Gelar Acara Hingga Malam, Polisi Bubarkan Kontes Waria di Kabupaten Barru
-
Pengakuan Lengkap Pria Bertato Gebuki Waria Dapat Order dari Nikita Mirzani
-
Waria Nangis-nangis Dipukuli Pria Bertato Suruhan Nikita Mirzani
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi