SuaraJatim.id - Jagat dunia maya dihebohkan dengan beredarnya video pria yang nekat duduk bersila di tengah jalan. Nasib pria itu pun berakhir tragis seusai diseruduk truk tangki Pertamina.
Seperti dikutip dari Solopos.com--media jaringan Suara.com, aksi nekat pria bersila yang terekam dalam video berdurasi tujuh detik itu terjadi di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Desa Karangmalang, Kecamatan Balerejo, Madiun, Sabtu (21/11/2020) malam.
Video peristiwa mengerikan itu terlihat dalam video singkat yang diunggah di akun Facebook: Ali Setio, Sabtu sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam video berdurasi tujuh detik itu terlihat ada sesosok pria yang duduk bersila di tengah jalan.
Saat duduk itu, pria yang tidak mengenakan baju tersebut mengangkat kedua tangannya. Kondisi lokasi saat kejadian hujan cukup deras.
Beberapa saat, tiba-tiba dari arah belakang pria itu melaju truk tangki Pertamina. Kemudian truk itu menabrak pria tersebut. Pria itu terlihat terbawa truk tangki tersebut.
Dalam unggahan tersebut, akun Ali Setio tidak hanya mengunggah video singkat tersebut. Tetapi juga mengunggah foto pria yang duduk bersila di tengah jalan.
“Barangkali ada yg kehilangan keluarga anak ini habis kecelakaan seperti nya gangguan jiwa karna duduk silo di tengah jalan terkena truck tangki Pas di tengah2nya, TKP perempatan Pasar karang Malang Balerejo,” keterangan unggahan akun Ali Setio di grup Facebook INFO LANTAS dan KRIMINAL caruban.madiun.
Pengendara Motor Harus Kayang Buat Lewati Terowongan Ini
Komentar Warganet
Baca Juga: Heboh Aksi Duo Bocah Adu Balap Berakhir Cekcok, Efek Leher Terlindas Ban
Video tersebut dengan cepat tersebar dan mendapatkan respons yang cukup banyak dari warganet. Bahkan dalam satu jam, unggahan itu telah dibagikan sebanyak 52 kali dan ada 430 komentar.
Sebagian besar warganet penasaran kondisi pria itu setelah ditabrak truk Pertamina itu. Selain itu, warganet juga menganggap pria itu sedang mengetes ilmu kesaktian. Karena pria itu sengaja duduk bersila di tengah jalan raya.
Kapolsek Balerejo, IPTU Sukarijanto, mengakui jika peristiwa tersebut yang terekam dan viral di media sosial itu memang terjadi di wilayahnya. Saat ini pria yang tertabrak truk Pertamina tersebut sedang dibawa ke rumah sakit. Namun, dia mengaku belum bisa memastikan apakah pria itu masih dalam kondisi selamat atau tidak ketika dibawa ke rumah sakit.
Tag
Berita Terkait
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Sudah 31 Kecelakaan dalam Sebulan, KAI Daop 1 Minta Warga Tak Ngabuburit di Jalur Kereta
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
22 Ribu Tiket Kereta Lebaran dari Malang Diskon 30% Masih Tersedia, Cek Daftarnya!
-
Safari Ramadan, Momen Kaesang Pangarep Disuguhi Sate di Ponpes Nurul Qadim Probolinggo
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah