SuaraJatim.id - Pasangan calon nomer urut 2 Yuhronur Efendi dan KH Abdul Rouf (YesBro) unggul di quick count atau hitung cepat atau Quick Count Pusdeham.
Pasangan Yes Bro mendapatkan 43,25 persen suara. Sedangkan paslon nomor urut 1 Suhandoyo - Astiti Suwarni meraih 36,71 persen dan Kartika Hidayati - Saim 20,04 persen.
Yuhronur mengatakan puas dengan hasil hitung cepat lembaga survei ini. Pasalnya suara yang diperoleh merupakan target dari timnya untuk mengatarkan dirinya sebagai pasangan bupati dan Abdul Rouf sebagai wakil bupati Lamongan.
Kendati demikian, ia berharap masyarakat dan seluruh tim, agar tidak merayakan kemenangan dengan euforia. Apalagi saat ini sitausinya sedang dalam masa pandemi Covid-19. Jadi segala acara yang mengumpulkan orang banyak agar dihindari dulu.
"Kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Lamongan, bagi seluruh simpatisan dan pendukung saya tolong dijaga jangan sampai ada pesta kemenangan yang besar-besaran," katanya saat menggelar jumpa pers di Resto Cacak, Rabu (9/12/2020).
Yuhronur, juga mengucapkan selamat kepada seluruh tim kemenangan. Tidak lupa pasca perhitungan selesai, ia akan mencari waktu bersilaturahim kepada kedua paslon yang menjadi lawannya di pertarungan Pilkada Lamongan.
"Tentunya kami akan mencari waktu yang tepat untuk bersilaturahmi dengan kedua pasangan calon, Ibu Kartika Hidayati dan Bapak Suhandoyo dan terima kasih karena menjaga situasi keamanan di Lamongan," ungkapnya.
Perlu diketahui, pasangan YesBro selama pertarungan Pilkada diusung 7 partai. Antara lain, Demokrat, Golkar, PPP, Gerinda, Hanura, Perindo dan PAN.
Sedangkan pasangan Kartika Hidayati - Saim mendapat dukungan dari dua partai, PDIP dan PKB. Terakhir pasangan independent Suhandoyo - Astiti Suwarni diusung partai Nasdem.
Baca Juga: Viral Emak-emak Heboh Nonton Penghitungan Suara, Publik: Kayak Nonton Bola
Berita Terkait
-
Viral Emak-emak Heboh Nonton Penghitungan Suara, Publik: Kayak Nonton Bola
-
Update Hitung Cepat, Kotak Kosong Belum Bisa Kalahkan Petahana di Sumsel
-
Pilkada Serentak 2020, Bawaslu: 2.324 TPS Tertukar Surat Suaranya
-
Tante Walikota Lubuklinggau Ratna Machmud, Klaim Menang di Pilkada Mura
-
Ipuk-Sugirah Memenangi Pilbup Banyuwangi Versi Quick Count
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB
-
Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
-
Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep