SuaraJatim.id - Rencana aksi demonstrasi para Pemuda Madura Peduli Islam yang menolak keberadaan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta lantaran non-muslim dipastikan batal.
Kordinator kelompok Pemuda Madura Peduli Islam, M. Ali Imron, mengaku telah mendukung kebijakan pemerintah demi keutuhan NKRI dan menghargai sebuah perbedaan.
Ali Imron menyampaikan, besar harapan dalam mendukung program pembangunan pemerintah Indonesia, Khususnya Jawa Timur. Untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi selama masa pandemi Covid19.
Guna terwujudnya itu semua perlunya ada komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Forkopimda (Umaro) dan Seluruh elemen masyarakat serta Ulama dalam memelihara dan menciptakan kamtibmas yang kondusif.
"Mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga keutuhan NKRI, dengan Bhineka Tunggal Ika, dimana Indonesia dibesarkan. Perbedaan itu juga kami anggap sebuah kekayaan budaya bangsa Indonesia," kata Ali Imron melalui suratnya, Senin (20/12/2020) malam.
Sebelumnya diberitakan, baru-baru ini ramai di situs jejaring sosial Twitter terkait demonstrasi yang akan digelar oleh Pemuda Madura Peduli Islam.
Dalam surat izin aksi tersebut mereka akan menggelar demo di Polda Jatim hari ini, Selasa 22 Desember 2020, pukul 10.00 WIB. Sedikitnya 150 dilaporkan akan terlibat dalam aksi tersebut.
Surat izin aksi ini bikin heboh lantaran tujuan demonstrasi tersebut untuk memprotes dan meminta Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mundur dari jabatannya lantaran non-muslim.
Sebelumnya, surat izin aksi Pemuda Madura Peduli Islam ini ramai dibagikan pemilik akun Twitter. Paling baru adalah cuitan Akademisi Universitas Indonesia Ade Armando lewat akun Twitter @adearmando1. Ade membagikan foto surat tersebut dengan caption cuitan seperti ini:
Baca Juga: Viral Pemuda Madura Akan Demo Minta Kapolda Jatim Turun Sebab Non-Muslim
"Ini lagi. Ada kelompok PEMUDA MADURA PEDULI ISLAM menolak Kapolda Jatim yg baru karena dia non-muslim. Pasti kaum pemuda ini gak hadir ketika ada pembagian otak."
Unggahan Ade Armando ini segera ramai di Twitter. Warganet nampak setuju dengan Ade dan menunjukkan gelagat kurang simpati dengan aksi tersebut. Beberapa malah menyayangkannya.
Misalnya akun Twitter @D_di_Chidisand yang menulis seperti ini:
"Waktu pembagian Otaj, mrk Lagi diarhe bang..
Jd sdh otaknye sisa2 yg sdh di kecil2in Biar kebagian
Itu jg sebenernya jatah monyet
Cuma Kasian Drpd kagak kebagian kan???"
Lalu akun @edkris638 yang berkomentar begini: "Otaknya ilang di laci jd kebagian ampas aja, kop surat aja produksi warnet ga ada kreatif"nya...buka donasi otak aja bang biar banyakan dikit..hee"
Berikutnya akun @Wijanar46297905 menulis: "Terus hubunganya apa, dengan islam kalo kapoldanya orang non muslim. Ngak nyambung blas. Goblog boleh tapi jangan kelewatan. Suruh swab aja dulu baru boleh demo. Demi ngak ada gunanya juga."
Berita Terkait
-
Viral Pemuda Madura Akan Demo Minta Kapolda Jatim Turun Sebab Non-Muslim
-
Beredar Surat Pemberitahuan Aksi Penolakan Kapolda Jatim karena Non Muslim
-
Presiden Madura United Dukung Dua Pemainnya Ini Berkarier di Luar Negeri
-
4 Jenis Pakaian Adat Jawa Timur
-
Soal Pemain Asing Madura United, Rahmad Darmawan: Sejauh Ini Masih Aman
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT