SuaraJatim.id - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menggelar aksi blusukan pertamanya sejak resmi menjabat, empat hari lalu. Uniknya, selain membagian bantuan sosial (bansos), Risma juga membagikan sambal pecel Gang Dolly di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, Minggu (27/12/2020).
Mensos Risma bersama rombongan mendatangi LKS Orsos Rumah Kasih Sayang Desa Krebet (dulu dikenal julukan Desa Idiot) Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo. Risma menyempatkan singgah di beberapa rumah warga PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) tersebut. Pada momentum itu, Ia terlihat memberikan sambal pecel buatan asli UKM eks lokalisasi Gang Dolly Surabaya.
"Ini bu, sambal pecel buatan asli Gang Dolly, khusus saya bawa langsung dari sana," katanya.
Melihat kehidupan di tempat rehabilitasi sosial bagi para lansia dan berkebutuhan khusus itu, Mensos Risma terenyuh hatinya. Dijelaskannya, bahwa bencana kemanusiaan jauh lebih berat dibandingkan musibah bencana alam. Sebab, yang bersangkutan tidak bisa beraktivitas normal dan membutuhkan bantuan orang lain.
Karena itu, Ia mendorong pilar-pilar sosial yang ada wilayah Ponorogo, baik Pendamping PKH, Tagana maupun TKSK agar bersinergi menjadi ujung tombak Kementerian Sosial dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial di masyarakat.
"Kita menolong orang lain itu tidak harus mengeluarkan uang, justru di tangan teman-teman bisa membantu banyak sekali. Tuhan pasti akan memberikan uluran tangannya untuk membantu orang lain," ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa pilar-pilar sosial adalah mata, telinga, mulut dan kepanjangan tangan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Oleh sebab itu, dia berharap para relawan ini dapat membantu melaporkan setiap kondisi perkembangan warganya.
"Karena kalau kita hanya memberikan bantuan-bantuan kita tidak pernah tahu progresnya, kalau kita lupa maka mereka terlantar lagi," tuturnya.
Sebelumnya, Mensos Risma menyerahkan bantuan sosial berupa sembako, alat permainan edukatif, kursi roda hingga paket suplemen vitamin, hand sanitizer, masker, dan sabun cair.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Wamensos Agus Jabo: Siswa Sekolah Rakyat Masuk Tanpa Seleksi Akademis
-
Hari Ini, Puluhan Ribu Petugas Mulai Verifikasi Lapangan Peserta PBI-JK
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Main Borgol Berujung Apes, Tangan Remaja di Bondowoso Terkunci hingga Dievakuasi Damkar!