SuaraJatim.id - Buat kalian yang masih jomblo di Tahun 2021 ini tidak usah khawatir. Jangan merasa sendiri dan merasa stres yang berlarut-larut.
Tetap lah berkegiatan positif dan fokus pada apa yang bisa kamu kontrol. Founder Remedi Indonesia yang juga Certified Energy Psychology Practioner, Ferry Fibriandani, memberi tips sehat mental bagi kalian para jomblo.
"Daripada stres dengan status single, Anda bisa memulai belajar keluar dari zona nyaman misalnya menggali kreatifitas untuk mencari aktivitas unik, seru dan menghibur atau belajar hal baru yang selama ini tidak sempat dilakukan. Misalnya memasak, melukis, menulis jurnal dan lainnya," katanya.
Bukan cuma bicara soal tips sehat mental bagi para jomblo, Ferry lebih jauh juga bicara tentang bagaimana menjaga kesehatan dan mempersiapkan mental untuk mengarungi tahun ini dengan sehat.
Ferry baru-baru ini mengungkap hasil sesi stress release dan meditasi yang timnya lakukan pada awal Maret hingga pertengahan April lalu tentang emosi yang hadir di kala pandemi selama 2020.
Mayoritas peserta melaporkan merasa takut, khawatir, bosan, bingung, kesal, paranoid, capek, kewalahan, marah, sedih, kangen, merasa terjebak hingga mulai putus asa dengan kondisi tersebut.
Ia tidak menampik, banyak hal yang terjadi pada hidup termasuk jika itu di luar kemampuan Anda. Dia menyarankan Anda untuk bisa mengontrol respon kejadian yang hadir yakni release (melepaskan emosi negatif), reframe (melihat dari sudut pandang berbeda) dan relax (mencari hal yang membuat damai).
"Setelah menguasai release dan reframe, Anda akan menjalani dengan relax," kata dia, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (01/01/2021).
Lalu, bagaimana melepaskan emosi yang tidak nyaman? Remedi Indonesia merekomendasikan Anda untuk mengidentifikasi peristiwa dan rasa tidak nyaman yang menyertai, hadirkan skala emosi 1-10 (1 sangat nyaman, 10 sangat tidak nyaman).
Baca Juga: Sekolah Tatap Muka di Kubu Raya Kalbar Ditunda, Ini Alasannya
Setelahnya, tanyakan tiga pertanyaan pada diri Anda, yakni: Bisakah Anda melepaskannya? Maukah Anda melepaskannya dan Kapan Anda ingin melepaskannya?
Menurut Febri, yang perlu Anda lakukan adalah mendengarkan pertanyaan, menjawab jujur pertanyaan tersebut dan dengan pengaturan napas, mencoba untuk melepaskan semua emosi tidak nyaman tersebut. Lakukan berulang kali hingga skala emosi menjadi semakin nyaman.
Selain itu, olah cinta misalnya memberikan afirmasi positif dan hikmah yang bisa kita lihat dari situasi itu. Hal lainnya dengan membaca berita dan hanya dari sumber-sumber yang kredibel.
Kemudian berkomunikasi dengan orang-orang yang mendukung rasa positif, membawa variasi dan kreativitas ke dalam ritual sehari-hari di rumah, misalnya memulai kembali hobby lama selain hanya menonton televisi, mencoba resep-resep makanan dengan bahan yang ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang