SuaraJatim.id - Plt. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, bicara terkait pelaksanaan training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 di Spanyol. Pemusatan latihan ini dilakukan juga untuk menjaga mental para pemain.
Yunus menyebut penggawa Timnas Indonesia U-19 sudah kecewa. Hal Ini karena ditundanya gelaran Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia jadi tuan rumah.
Banyak kalangan yang menilai bahwa TC Timnas U-19 di Spanyol hanya buang-buang waktu. Pasalnya, sebagian besar para pemain yang ada, tak lagi bisa tampil di gelaran Piala Dunia U-20 2023.
TC di Spanyol juga terkesan berantakan. Hingga saat ini uji coba belum dapat dilaksanakan karena masih menunggu update dari tim lawan.
Padahal sebelumnya, PSSI telah merilis jadwal pertandingan uji coba. Namun, sudah ada dua laga gagal terlaksana.
Yunus menyebut TC di Spanyol sengaja dilakukan untuk menjaga mental pemain. Pasalnya, David Maulana dan kawan-kawan sudah kecewa karena Piala Dunia batal, sehingga jangan sampai TC di Spanyol juga gagal.
"Bahwa di samping untuk pemusatan latihan (TC) dan sparing di Spanyol, PSSI juga memandang perlu untuk menjaga mental dan psikologi anak-anak timnas U-19," kata Yunus Nusi dalam rilis PSSI.
"Mereka sudah kecewa tidak bisa tampil di Piala Dunia U-20 tahun 2021, masa ke Spanyol juga dibatalkan. Kalau ke Spanyol dibatalkan, pasti akan lebih menambah kekecewaan mereka," tambahnya.
Setelah Piala Dunia U-20 2021 batal, TC di Spanyol bisa difokuskan untuk persiapan Piala Asia U-19 2020 yang dijadwalkan berlangsung Maret mendatang.
Baca Juga: PSSI Berikan Kewenangan Mutlak bagi Shin Tae-yong di Piala Dunia U-20 2023
Dalam kejuaraan tersebut Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Iran, dan Kamboja.
Pada latihan Selasa (5/1/2021) ini, timnas U-19 terus digembleng oleh pelatih Shin Tae-yong. David Maulana dan kawan-kawan menjalani latihan dengan intensitas sedang usai kemarin menjalani laga internal game.
Berita Terkait
-
Pluim Duga PSSI Tutup Mata Soal Risiko Paspor Pemain Naturalisasi: Ada Ambisi ke Piala Dunia
-
Pluim Bahas Akar Polemik Pasporgate Pemain Timnas Indonesia: Ada Pembiaran dan Janji Palsu Agen
-
Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Wujud Komitmen Kepada Pemegang Saham
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian
-
Mahar Rp2 Miliar Demi Kursi Dirut RSUD: Menguliti 'Dosa' Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
Akhir Tragis Perjalanan Truk Pakaian di Tol Jomo: Sopir dan Kernet Tewas di Tempat