SuaraJatim.id - Jalan Raya Porong Sidoarjo, akses lama yang menghubungkan Pasuruan-Sidoarjo-Surabaya kebanjiran. Saat ini akses jalan tersebt ditutup sementara oleh kepolisian setempat.
Pantauan di lokasi, ketinggian air di jalan tersebut saat ini mencapai 50-70 centimeter. Banjir ini mulai dari utara pertigaan Jalan Flamboyan di Desa Siring Kecamatan Porong hingga Exit Top Porong di Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin.
Sempat ada kendaraan mogok di sana. Meski sudah diberi peringatan untuk tidak menerobos masih ada pengendara roda dua yang lewat. Akibatnya motor itu mogok di tengah genangan air. Bahkan ada satu unit truk box ikut mogok juga.
Para pengendara motor yang kejauhan memutar memilih melewati jalan pintas dengan menaiki tanggul yang ada di Lumpur Lapindo.
Kanit Turjawali Polresta Sidoarjo Iptu Kholil mengatakan bahwa banjir terjadi mulai pukul 19.00 WIB. Arus lalu lintas dialihkan ke Jalan Flamboyan ke Jalan Arteri Porong.
"Agar tidak terjadi kendaraan mogok, maka untuk sementara lalin di alih ke Jalan Alteri," kata Kholil di lokasi, Senin (18/1/2021).
Sementara itu Danramil Porong Kapten Inf Dwi Umiyanto menyebut ketinggian air mencapai 35 hingga 50 centimeter. Informasi dari petugas PPLS sudah mengerahkan empat pompa. Yang berada di sisi timur Jalan ada dua pompa, sementara di sisi barat Jalan dua pompa.
"Menurut petugas PPLS ada empat pompa yang di aktifkan untuk mengalihkan air yang menggenangi Jalan ini," kata Dwi.
Sementara itu Dhofir selaku Koordinator Tim Reaksi Cepat BBWS Brantas mengatakan bahwa pihaknya membantu PPLS untuk mengurangi debit air di Jalan Raya Porong lama ini. Pihaknya mempersiapkan dua pompa masing-masing pompa 150 meter kubik per detik.
Baca Juga: Jalan Raya Porong, Dekat Lumpur Lapindo Terendam Banjir Setinggi 1 Meter
"Dengan kondisi seperti ini kemungkinan membutuhkan waktu selama dua hari," kata Dhofir.
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
-
Jalan Raya Porong, Dekat Lumpur Lapindo Terendam Banjir Setinggi 1 Meter
-
Jambret Cemen, Gagal Gondol HP Bocah hingga Dipukuli Warga
-
Bocah 10 Tahun Nekat Gagalkan Aksi Jambret HP
-
Melawan Pelaku Jambret, Bocah 10 Tahun Berhasil Gagalkan Aksi Pelaku
-
Heroik! Bocah 10 Tahun Ringkus Jambret HP di Sidoarjo
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh