SuaraJatim.id - Jawa Timur memiliki banyak destinasi agrowisata populer. Mulai agrowisata kebun apel, strawbery, jeruk dan beragam jenis buah-buahan lainnya, termasuk agrowisata durian.
Nah, bicara soal durian, Jawa Timur juga dikenal sebagai salah satu daerah surganya durian di Indonesia. Banyuwangi, Malang, Jember, Pasuruan, Mojokerto hingga Trenggalek, merupakan daerah pegunungan yang dikenal banyak menghasilkan durian unggul.
Bahkan di daerah-daerah itu banyak berdiri destinasi agrowisata durian yang bisa menjadi alternatif liburan wisata keluarga untuk menikmati durian bersama.
Di mana saja spot lokasi agrowisata durian ini? Berikut ini daftarnya seperti dirangkum SuaraJatim.id:
Kampung Durian Banyuwangi
Di awali dari daerah paling timur Jatim. Banyuwangi. Di sana ada salah satu destinasi agrowisata menarik bagi para pecinta durian. Kampung durian ini ada di Dusun Sembawur, Desa Songgon.
Kebun durian ini baru diresmikan pada 2018. Di sana, ada 4.000 pohon durian yang terdiri dari durian kuning, durian merah, oranye, dan pelangi. Luar biasa bukan?
Tak cuma menyediakan pohon durian, tempat yang dialiri sumber air ini tumbuh tanaman selada air yang indah. Bahkan sang pemilik menyediakan sejumlah gubuk di bawah pohon. Tujuannya agar pengunjung langsung bisa menyantap durian di tempat.
Agrowisata Durian Pasuruan
Baca Juga: Dicopot Bupati Jember Faida, Lima ASN Ajukan Banding ke Gubernur Khofifah
Namanya Agrowisata Bhakti Alam. Lokasinya ada di Jalan Bhakti Alam, Kemang, Ngembal, Tutur, Pasuruan, Jawa Timur. Wisata ini unggul dengan kesejukan alamnya. Pohon duriannya yang lebat, membuat pengunjung semakin tergoda.
Tempat ini berbasis wisata edukasi dengan slogan “fun fruity and education”. Membawa anak tentu cocok ke sini. Selain itu, pengunjung juga akan disuguhi beberapa buah lain seperti kelengkeng, melon, buah naga, belimbing dan jambu air.
Kebun Durian Wagir di Malang
Kabupaten Malang menjadi salah satu kota jujugan pelancong yang ingin menikmati durian. Nah, ada salah satu daerah wisata durian populer, yakni Kecamatan Wagir.
Mungkin ini yang paling luas dibanding yang lain, yakni berdiri di atas tanah seluar kurang lebih 1000 meter persegi. Keunggulannya, durian di tempat ini sangat manis.
Keunggulan kedua, pengunjung bisa mengelus-elus durian yang masih menempel di pohon. Pasalnya, pohon durian di sini umumnya tidak terlalu tinggi. Tidak hanya mengelus, pengunjung juga bisa memetik dan menikmatinya secara langsung.
Berita Terkait
-
Dicopot Bupati Jember Faida, Lima ASN Ajukan Banding ke Gubernur Khofifah
-
Ealah! Mahasiswa Sidoarjo Ini Nyambi Jadi Mucikari Jual Gadis di Bawah Umur
-
Viral Video Gisel Dicabuli di Depan Toko Puger Jember
-
Iming-iming Pakai Cek Bodong, Makelar Tanah Tipu Korban Rp 225 Miliar
-
6 Cara Memilih Durian yang Bagus dan Manis, Agar Tidak Tertipu
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit