SuaraJatim.id - Sebuah kontes perlombaan balap kelinci viral di sosial media. Lomba ini menuai beragam reaksi warganet lantaran khawatir dengan kesehatan binatang bertelinga panjang tersebut.
Video balap kelinci itu pun banyak beredar di sosial media, salah satunya dibagikan akun Instagram @makassar_iinfo.
Dalam video tersebut tampak sejumlah warga berkumpul di sebuah arena lomba.
Arena tersebut dibuat di atas tanah berlumpur yang telah dipasangi pagar pembatas lintasan.
Ada tiga lintasan untuk masing-masing kelinci yang ikut perlombaan.
Si empunya kelinci pun tampak bersiap di garis start memegangi binatang yang akan mereka tandingkan kecepatannya.
Begitu bendera start terangkat, kelinci-kelinci itu pun dilepas pemiliknya dan berlari dengan gesit.
Para penonton pun menyoraki kegesitan kelinci-kelinci dalam lomba yang digelar di Lumajang Jawa Timur itu.
Disebutkan pula bahwa kelinci tersebut telah dipilih dan dilatih agar bisa berlari dengan kencang.
Baca Juga: Viral Video Bocah Ikut Lomba Joget TikTok, Warganet: Miris Banget!
Tapi di sisi lain, warganet justru menyoroti nasib miris yang diduga dialami kelinci-kelinci balap tersebut.
Beberapa warganet mengungkap bahwa ada cara khusus agar binatang herbivora tersebut bisa berlari dengan kencang.
"Bukan apanya, kasihan kelincinya," tulis @diana********.
"Enggak ada yang tahu di balik kencangnya lari kelinci ada sesuatu di bagian bokong kelinci yang bikin berdarah sama lecet, kasihan," komentar @edot****.
"Kasihan sebenarnya kelincinya, bijinya diikat supaya larinya kencang," imbuh @pauzan****.
Meski begitu ada pula warganet yang terhibur dengan video balap kelinci itu.
Berita Terkait
-
BPBD Pastikan Gunung Semeru Bukan Sumber Suara Dentuman di Malang
-
Enam Desa di Lumajang Diguyur Hujan Abu Vulkanik Gunung Semeru
-
Gunung Semeru Kembali Muntahkan Awan Panas Guguran
-
Detik-detik 3 Pemuda Lumajang Todong dan Rampas HP Orang di Pinggir Jalan
-
Viral Video Bocah Ikut Lomba Joget TikTok, Warganet: Miris Banget!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan