SuaraJatim.id - Ditpolairud Polda Jawa Timur, menemukan salah satu korban tenggelamnya Kapal TB Mitra Jaya 19. Kapal ini bertabrakan dengan KM Tanto Bersinar pada 23 Januari 2021.
Waktu pencarian sebenarnya sudah selesai. Namun Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jawa Timur Kombes Pol Arnapi mengatakan, pihaknya tetap akan mencari sisah korban.
Pencarian sendiri tidak mudah mengingat kondisi cuaca ekstrem di tengah laut antara Kabupaten Gresik - Kabupaten Sampang Madura.
"Jadi untuk update pencarian korban dari TB Mitra 19, ini pasca pada saat tanggal 2 Februari itu sudah dihentikan oleh tim SAR gabungan, tapi kami dari Ditpolairud Polda Jatim tetap melakukan pencarian, dengan didasari oleh rasa kemanusiaan, dan beberapa hari kemarin sudah dilakukan pencarian," ujar Arnapi, Kamis (11/2/2021).
"Memang dengan waktu yang sangat pendek kita hanya bisa menyelam dari jam 6 sampai jam 8 maksimal. Jadi hanya bisa melakukan pengecekan jendela kapal yang di bawah, dan bisa mengelas untuk potong buat pintunya."
Pada hari ini, Tim penyelam Ditpolairud yang dibantu oleh penyelam lokal dari Sampang Madura, berhasil membawa ke permukaan satu korban yang terjebak dan ikut tenggelam bersama TB Mitra Jaya 19.
"Alhamdulillah pada hari ini, kami bisa mengangkat pintu tersebut dan penyelam kami dari Ditpolairud dan penyelam lokal dari masyarakat, berhasil menemukan dan membawa salah satu korban, dari 5 korban yang belum ditemukan, dan sudah bisa angkat ke permukaan laut," ujar Arnapi.
Salah satu korban yang ditemukan dan berhasil dibawa ke permukaan, saat ini jenazahnya sudah dibawa ke RSU Kabupaten Sampang.
"kita lakukan evakuasi, dan saat ini sudah berada di RSU di Sampang. Untuk selanjutnya, tentunya sudah koordinasi dengan DFI dan lakukan otopsi, jika nanti diperlukan," ucapnya.
Baca Juga: Ratusan Kendaraan Selundupan Tujuan Timor Leste Digagalkan Polda Jatim
Menurut keterangan dari Tim penyelam Ditpolairud Polda Jatim, jenazah dari salah satu korban tenggelamnya Kapal TB Mitra Jaya 19 ini, ditemukan di lorong sekitar kamar KKM dan kamar Kapten Kapal tersebut.
"Insyaallah kami akan terus melakukan pencarian, kedepan karena memang sekali lagi kendala cuaca yang masih ekstrim, jadi kami hanya punya waktu jam 6 maksimal jam 8, melakukan pencarian dalam waktu yang singkat," ujarnya.
"Mudah-mudahan nanti akan kita temukan korban-korban berikutnya, kalau memang seperti dugaan awal, bahwa 5 korban tersebut terjebak dalam kamar di kapal Mitra 19," katanya.
Berita Terkait
-
Ratusan Kendaraan Selundupan Tujuan Timor Leste Digagalkan Polda Jatim
-
Masjid Pacitan Hanyut ke Laut, Mau Ditarik ke Darat: Matur Mbah Yai Dulu..
-
Gubernur Khofifah Yakin Tak Sampai Setahun Vaksinasi di Jatim Selesai
-
Klenteng Hok Swie Bi Bojonegoro Tak Gelar Barongsaian Imlek Tahun Ini
-
Gila! Guru di Lamongan 10 Kali Tiduri Murid, Rekam Dan Share ke Guru Lain
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
5 Fakta Jam Kerja Panjang di Indonesia, Semua Gara-gara Upah Rendah?
-
5 Fakta Kepsek SD Situbondo Dibacok Pagi-pagi Pakai Celurit, Wajah dan Kepala Luka-luka
-
3 Fakta Suami Aniaya Istri di Tuban, Dipicu Dugaan Selingkuh
-
Wakil Kepala BGN Izinkan Warga Unggah Menu MBG ke Medsos, Ini Alasannya
-
BRI Peduli Hadirkan Program "Ini Sekolahku" untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang