SuaraJatim.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Waduk Tuku di Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (14/02/2021).
Jokowi meminta agar pemerintah kabupaten setempat bisa memanfaatkan Waduk Tukul dengan sebaik-baiknya, termasuk untuk saluran irigasi, persediaan air bersih dan menggenjot industri pariwisata.
Bendungan Waduk Tukul dibangun selama delapan tahun, sejak 2013 hingga 2021 diresmikan oleh Jokowi. Selama proses pembangunan ada beberapa PT yang mengarap proyek tersebut, mulai dari PT Brantas Abipraya penyedia jasa kontruksi dengan total anggaran Rp 904.427. 4330.
Kemudian penyedia jasa konsultasi kontruksi KSO PT. Mettana, PT Anugerah Ktidapradana dan PT. Bina Karya dengan anggaran RP 35. 571.418. 686.
Waduk ini dapat memberikan Air Baku 300 liter perdetik reduksi banjir 42, 21 meter kubik. Irigasi 600 hektare, potensi PLTMH 2X132 kW, kemudian untuk konservasi sumberdaya air dan pariwisata.
"Saya meminta agar pemerintah daerah bet-betul memanfaatkan Bendungan Waduk Tukul ini, karena memiliki peran yang sangat penting mulai pengendalian banjir dan pengairan sawah dan baku," katanya saat meresmikan waduk tersebut, demikian dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com.
Dengan kapasitas tampungan sebesar 8.68 juta meter kubik, ketinggian 70.30 meter, waduk dapat bekerja secara maksimal, sehingga kebutuhan air baku tidak ada kekurangan lagi apalagi sektor pertanian kebutuhan air akan tercukupi.
"Tentu saja ini untuk masyarakat Pacitan sehingga bisa memberikan dampak besar 600 hektar sawah dan akan berfungsinya Waduk Tukul ini memperkuat ketahanan pangan dan infrastruktur," ujarnya.
Dia juga berharap waduk ini memberi nilai tambah pendapatan bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah serta memperkuat ketahanan pangan, sehingga meningkatkan produksi pertanian daerah. Jokowi mengungkap, selama ini pemerintah juga telah membangun bendungan di 60 titik yang tersebar di Indonesia.
Baca Juga: Resmi! Jokowi Terbitkan Aturan Denda dan Pidana Warga Penolak Vaksin Corona
"Bismillahirohmanirohim dengan ini bendungan Waduk Tukul yang berada di Pacitan, Jawa Timur, saya nyatakan resmi," ucapnya.
Usai melakukan sambutan Presiden Joko Widodo langsung menyalakan sirine sebagai tanda diresmikannya Waduk Tukul dan menandatangani prasasti yang telah di sediakan panitia.
Sebagai informasi, Kecamatan Arjosari ini juga merupakan kampung halaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden Indonesia ke-6 yang menjabat sejak 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014. Presiden SBY lahir di Tremas, Kecamatan Arjosari.
Berita Terkait
-
Resmi! Jokowi Terbitkan Aturan Denda dan Pidana Warga Penolak Vaksin Corona
-
Resmikan Bendungan Tukul, Jokowi: Petani Bisa Tanam Padi 2 Kali
-
Jokowi Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan, Proyek Senilai Rp 916 Miliar
-
Hari Ini Presiden Jokowi akan Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan
-
Jokowi Minta Dikritik, Roy Suryo: Kandangi Dulu Buzzer Agar Tidak Liar
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
5 Fakta Jam Kerja Panjang di Indonesia, Semua Gara-gara Upah Rendah?
-
5 Fakta Kepsek SD Situbondo Dibacok Pagi-pagi Pakai Celurit, Wajah dan Kepala Luka-luka
-
3 Fakta Suami Aniaya Istri di Tuban, Dipicu Dugaan Selingkuh
-
Wakil Kepala BGN Izinkan Warga Unggah Menu MBG ke Medsos, Ini Alasannya
-
BRI Peduli Hadirkan Program "Ini Sekolahku" untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang