SuaraJatim.id - Kronologis kematian misterius Rohmansah (33) warga Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, beberapa waktu lalu terungkap.
Diduga, Rohmansah meninggal karena serangan jantung. Sebab polisi tidak menemukan bekas penganiayaan di tubuh mayat yang ditemukan tengkurap di Kecamatan Watulimo beberapa hari lalu.
Kapolsek Watulimo AKP Suraji menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, korban sempat tiga hari menginap di rumah kerabatnya.
Tempat saudaranya itu terletak tidak jauh dari lokasi bersama pacarnya. Masalahnya, pacarnya itu ternyata perempuan yang statusnya sudah bersuami.
"Apalagi sekitar jam tiga pagi, atau tiga jam sebelum ditemukan tewas korban sempat digerebek oleh suami sah kekasihnya tersebut," kata AKP Suraji, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Minggu (14/2/2021).
Dituturkan AKP Suraji, suami perempuan tersebut bernama Nanang Riyanto alias Demit, (39) warga Desa Tanggulkundung, Kecamatan Besuki, Tulungagung.
Setelah digrebek itu, berdasarkan keterangan saksi, korban sempat kabur entah kemana.
"Namun tidak berselang lama korban justru ditemukan tewas," ucapnya.
Warga yang mendapati mayat tersebut langsung melaporkan ke Polsek setempat. Usai mendapati laporan, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara.
Baca Juga: Gianyar Geger! Mayat Perempuan Tanpa Busana Nyangkut di Tukad Sangsang
Ditambahkan AKP Suraji, usai olah TKP, dilanjutkan dengan pemeriksaan visum terkait tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban di RSUD.
Selain itu, polisi juga memeriksa beberapa saksi, termasuk perempuan atau kekasih korban dan suami sah perempuan tersebut.
Dalam proses penyelidikan, ada empat saksi yang telah di periksa dan berdasarkan hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan secara kasat mata.
"Namun untuk mengetahui pasti penyebabnya kami tetap akan lakukan otopsi," kata AKP Suraji.
Berita Terkait
-
Gianyar Geger! Mayat Perempuan Tanpa Busana Nyangkut di Tukad Sangsang
-
Terinspirasi Royal Opera House London, Wagub Emil Terpana Desain Pasar Pon
-
Bandel Buat Kerumunan Gantangan Burung, Arena Kicau Mania Dibubarkan Polisi
-
Traffic Accident Quick Response Polres Tulungagung Siap Tangani Laka Lantas
-
Catat! PPKM Kedua, Ijab Kabul di Trenggalek Cuma Boleh Dihadiri 15 Orang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh
-
8 Fakta Kelam PT Suka Jadi Logam Surabaya: Disegel Pemkot, Digeledah Bareskrim Kasus TPPU Emas
-
Kronologi Terbongkarnya Brankas Kuno Juragan Toko Emas Semar Nganjuk, Ada Perhiasan Lama!