SuaraJatim.id - Hati Wartini hancur mendengar pengakuan putrinya. Ternyata, penjahat yang menghamili putrinya--sebut saja namanya Melati-- tidak lain adalah keluarga sendiri, berinisial ES (50) yang berstatus paman sendiri.
ES selama ini bekerja sebagai kuli bangunan di Desa Kecamatan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, dilaporkan ke Mapolres setempat. Ia diduga pelaku memperkosa dan menghamili korban Bunga hingga akhirnya melahirkan di RSUD Sembagus.
Dugaan kasus paman yang menghamili korban itu terungkap berdasarkan pengakuan korban kepada orangtuanya. Korban mengaku dipaksa melayani terlapor sebanyak dua kali pada Ramadan 2020 lalu di rumah pelaku ES
Mendengar pengakuan korban, orangtuanya didampingi perangkat dan Babinsa Desa setempat, langsung melaporkan kasus ini ke Mapolsek Asembagus Kamis (18/2/2021) dan langsung diantar ke SPKT Polres Situbondo sekitar pukul 15.00 WIB.
"Selama hamil, anak saya tidak pernah bilang jika yang menghamili pamannya. Namun saat hendak melahirkan, dia bilang dihamili oleh ES yang tak lain suami dari bibinya," kata Wartini (41) orang tua korban, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Jumat pagi (19/2/2021).
KBO Satreskrim Polres Situbondo Iptu Gede Sukarmadiaya membenarkan adanya laporan kasus pencabulan anak di bawa umur, sehingga mengakibatkan korban hamil dan melahirkan anak yang dikandungnya dengan terlapor pamannya sendiri.
"Jika terbukti, terlapor akan dijerat dengan pasal 76D Jo pasal ayat (1,2) pasal 76E Jo pasal 82 UU Nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan. UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," katanya.
Berita Terkait
-
Dalih Tak Puas Pelayanan Istri, Ayah Setubuhi Anak Tiri Berulang Kali
-
Melecehkan Anak dan Siksa Hewan, Petani Hadapi 70 Dakwaan
-
Modus Jalan-jalan Pakai Mobil, Tiga Pemuda Aceh Perkosa Gadis 14 Tahun
-
Staf Pingsan Diperkosa di Kantor Menhan, PM Australia Minta Maaf
-
Bela Anaknya yang Perkosa Gadis 12 Tahun, Politikus Cile Dikecam
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB
-
Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
-
Mimpi ke Tanah Suci yang Terhenti di Ambang Pintu: Kisah Pilu 15 Jemaah Calon Haji Sumenep