SuaraJatim.id - Kepolisian Resor Lumajang akhirnya memanggil 4 remaja (2 pria dan 2 wanita) yang videonya viral joget-joget di zebra cross perempatan lampu merah Taman Toga.
Sebelumnya, keempat remaja ini tiba-tiba datang lalu meliuk-liuk berjoget di zebra cross perempatan jalan. Aksi mereka direkam oleh seorang pengendara sepeda motor lalu diunggah ke media sosial Facebook.
Kasatlantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana, mengatakan mereka dipanggil untuk dimintai keterangan menindaklanjuti video viral di medsos tersebut, Kamis (25/02/2021).
"Kami sudah menindaklanjuti terkait hal tersebut, dan mereka sudah dipanggil ke Polres Lumajang untuk dihimbau tidak melakukan hal seperti itu kembali, karena membahayakan diri sendiri dan orang lain," ujar Putu Angga, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com.
Menurut Putu Angga, keempat pemuda ini hanya diperingatkan dan tidak dijerat pidana. Namun pihaknya juga mengingatkan dan melakukan pembinaan agar para pemuda ini tak lagi melakukan aksi joget di lampu merah, yang dianggap membahayakan.
"Para remaja tersebut sudah diberikan pembinaan, dan kami sudah memberikan imbauan tentang hal-hal apa saja yang dapat membahayakan sewaktu ada di jalan raya," tuturnya.
Sebagai informasi, jagat media sosial Lumajang dihebohkan joget para pemuda di lampu merah sekitar Taman Toga Lumajang. Tampak video berdurasi 18 detik ini direkam oleh ponsel warga dan tersebar di beberapa media sosial.
Alhasil video yang viral beredar ini mendapat kecaman dari warganet. Banyak warganet yang merasa geram dengan apa yang dilakukan sejumlah pemuda yang dianggap membahayakan nyawa diri sendiri dan orang lain.
Baca Juga: Viral Mobil Esemka Dibungkus Kawat Pada Bagian Depan, Buat Apa Nih?
Berita Terkait
-
Viral Mobil Esemka Dibungkus Kawat Pada Bagian Depan, Buat Apa Nih?
-
Kena Seruduk Motor Kawasaki, Kondisi Honda Supra Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Viral Remaja Lumajang Joget di Lampu Merah, Warganet Sindir: Ahlakmu Rendah
-
Jatuh Senggolan dengan Mobil, Pemotor Ini Malah Salahkan Ambulans
-
Teman Tak Ada Akhlak! Janji Nongkrong Pakai Dresscode Metal Berakhir Ngakak
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari