SuaraJatim.id - Oknum anggota Polres Gresik berinisial Brigadir N dilaporkan dugaan penggelapan mobil. Pelapor atau korban, Aunur Rahim warga Pongangan, Gresik.
Rahim menceritakan, kasus penggelapan itu bermula saat terlapor berinisial N itu menyewa mobil miliknya sejak 15 Februari 2021. Korban tidak menaruh rasa curiga, lantaran memang pelanggan sewa mobilnya.
"Tidak terbesit sama sekali dia membawa kabur atau apa. Karena memang biasa sewa di tempat saya," kata Rahim, Jum'at (27/2/2021).
Ia mulai curiga saat terlapor tak kunjung mengembalikan mobil sewaan tersebut sesuai batas waktu uang dijanjikan.
"Mobil saya jenis Toyota Avanza bernopol W 1248 AF. Dibawa sejak 15 Februari lalu," imbuhnya.
Belum lama ini, lanjut dia, terlapor sempat menghubunginya dan berjanji akan segera mengembalikan mobil tersebut. Namun, saat mendatangi rumah korban atau pelapor, inisial N itu mengaku telah menggadaikan mobil dengan nominal Rp 20 juta dan berjanji akan menebusnya.
Kekinian, terlapor tak lagi bisa dihubungi.
"Setelah saya tunggu ternyata tidak ada kabar juga. Bahkan nomor (telepon) pelaku malah dimatikan. Tidak bisa dihubungi," tuturnya.
Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi sebesar Rp 115 juta dan biaya sewa sekitar Rp2,8 juta. Korban terpaksa melaporkan kasus tersebut ke Polres Gresik.
Baca Juga: Pasutri di Banyuwangi Kompak Gelapkan Mobil Sewaan
"Saya harap kasus ini ditangani cepat, karena saya mengalami kerugian. Mobil yang untuk bekerja malah digadaikan," bebernya.
Terpisah, Kapolres Gresik AKBP Arif Fitriyanto saat dikonfirmasi belum bisa memberikan memastikan tentang oknum anggota Polres Gresik diduga terlibat kasus penggelapan mobil sewaan tersebut.
"Kami kroscek dulu ya," kata Kapolres singkat.
Korban membawa surat pelaporan terhadap terduga pelaku oknum anggota polres Gresik. (Amin Alamsyah)
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang