SuaraJatim.id - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mewajibkan pegawai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintahannya agar mengenakan pakaian adat setiap Kamis.
Kewajiban ini merupakan perintah Bupati Moch. Nur Arifin. Surat perintahnya juga sudah ditandatangani dan tinggal pelaksanaannya saja.
Penggunaan pakaian adat tersebut sebagai pakaian dinas ASN tertuang dalam Perbup Nomor 6 Tahun 2021 tentang, Perubahan atas Peraturan Bupati Nomor 57 Tahun 2020 tentang Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara, yang dikeluarkan pada Minggu 7 Maret 2021.
Peraturan ini berlaku mulai awal Maret 2021. Selain itu, ketentuan penggunaan pakaian adat tradisional ini juga sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan warisan budaya asli Trenggalek.
Pada surat keputusan bupati tersebut disebutkan, untuk ASN laki-laki pakaian adat yang dikenakan berupa baju surjan lengkap dengan jarik batik motif Trenggalek dan blangkon kalijagan, serta papan nama dan lencana Korpri.
Sementara bagi ASN perempuan mengenakan kebaya lengan panjang bahan polos serta jarik batik motif Trenggalek, lengkap dengan papan nama serta lencana Korpri.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, ingin membawa kultur baru dengan menggunakan pakaian adat tradisional sebagai pakaian dinas ASN.
"Saya membawa kultur baru, budaya baru, nanti setiap hari Kamis kita pakai baju adat, semoga nanti bisa membawa aura berbeda di Trenggalek," ujar Nur Arifin, lewat siaran persnya, Senin (8/3/2021).
Arifin menambahkan, pemakaian baju adat tradisional ini juga ingin memicu ekonomi lokal yang berbasis kearifan lokal. "Dari sisi kerja juga tidak bosan di kantor, nanti juga bisa memicu ekonomi lokal yang berbasis kearifan lokal," tuturnya.
Baca Juga: Keseruan Lomba Merias Wajah Pengantin di Banda Aceh
"Syukur-syukur di desa bisa diimplementasikan, sehingga nanti desa wisatanya bisa terkesan lebih natural dan lebih alami," tutupnya.
Berita Terkait
-
Keseruan Lomba Merias Wajah Pengantin di Banda Aceh
-
Bupati Trenggalek Arifin Geber Program 5.000 Pengusaha Perempuan
-
Anggun dan Berwibawa, Ini 5 Pakaian Adat Yogyakarta untuk Wanita dan Pria
-
Geger Penampakan Uang Dolar Timor Leste Bergambar Pakaian Adat Indonesia
-
Uang Timor Leste Bergambar Pakaian Adat Rote Ndao, Begini Faktanya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU