SuaraJatim.id - Seorang Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan Musawwir mendapat ancaman pembunuhan dari oknum Kepala Desa (Kades) Tanah Merah Laok.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mendapat ancaman pembunuhan saat berada di ATM yang berada di Pasar Tanah Merah.
"Ancaman pembunuhan ini terjadi ketika saya mau mengambil uang ke ATM di Indomaret Pasar Tanah Merah kemarin," katanya ketika ditemui di Polres Bangkalan seperti dilansir Timesindonesia.co.id-jaringan Suara.com pada Kamis (18/3/2021).
Musawwir mengemukakan, Kades Tanah Merah Laok itu membuntutinya ke minimarket tersebut bersama dua rekannya. Pun oknum tersebut sempat mengambil senjata jenis pedang yang disimpan di dalam mobilnya.
Tetapi senjata tajam tersebut diletakkan kembali oleh pelaku.
"Dia bilang mau membunuh saya setelah Pilkades. Saya jawab, kalau mau bunuh saya sekarang saja," ujar Musawwir.
Dia mengemukakan, motif ancaman pembunuhan itu diduga karena dianggap mendukung rival sang kades yang mengikuti kontestasi politik di desa tersebut.
Musawwir mengakui, jika sering menerima kedatangan salah satu calon kepala desa yang menjadi rival Kades Tanah Merah Laok yang akan maju sebagai petahana.
"Saya ini anggota dewan. Ketika ada masyarakat siapapun itu yang ingin meminta saran dan masukan, saya berkewajiban memfasilitasi," paparnya.
Baca Juga: Tebing Wisata Bukit Kapur Bangkalan Runtuh Timpa Penambang Batu
Meski begitu, Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo mengaku belum menerima berkas laporan ancaman pembunuhan terhadap anggota DPRD Bangkalan.
"Kalau berkas laporan sudah masuk pasti saya tindaklanjuti," singkatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI
-
Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun
-
Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI
-
Ledakan Molotov Hantam Dua Pos Polisi Surabaya: Satu Polisi Terluka Pelaku Akhirnya Tertangkap