SuaraJatim.id - Senator atau anggota DPD RI asal Jawa Timur, Ahmad Nawardi, meminta Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menolak beras impor. Ahmad khawatir beras impor bakal merugikan masyarakat khususnya petani.
Menurutnya jika beras tersebut masuk bakal merusak harga beras di Jatim. Apalagi, saat ini memasuki musim panen.
“Beras impor masuk menjadikan semakin murah harga gabah, harga beras. Gubernur harus tegas menolak beras impor masuk Jatim. Kalau lewat ndak masalah, misalnya mau masuk ke wilayah Indonesia Timur karena di sana kekurangan beras, silakan. Tetapi untuk masuk jatim, gubernur harus melindungi agar tidak merusak harga,” ujar dia seperti dikutip dari beritajatim.com - jaringan Suara.com, Sabtu (20/3/2021).
Ia bahkan berharap tidak ada bongkar muat beras impor di wilayah Jatim. Upaya ini untuk menjaga agat tidak terjadi rembesan.
“Itu menurut saya cara melindungi petani di Jatim,” ungkap senator yang juga Ketua HKTI Jatim ini.
Nawardi menjelaskan, situasi pandemi sudah membuat masayarakat terpuruk, jangan sampai kedatangan beras impor membuat petani semakin berat.
“Petani sudah susah begini (di masa pandemi), apalagi ditambah pas musim panen beras impor datang,” ungkapnya.
Untuk pengawasan, dirinya yakin satgas pangan di Jatim akan bekerja ekstra keras untuk menjaga masalah ini, karena Jatim sebagai salah satu daerah dengan produksi beras terbesar di Indonesia tidak membutuhkan beras impor.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras di Jatim pada tahun 2020 mencapai 10,02 juta ton dengan total luas panen 1,76 juta hektare.
Baca Juga: Kepincut Pisang Dampit Malang, Gubernur Khofifah Beri Nama Ini
Ini meningkat dibanding tahun 2019 yang total produksinya 9,58 juta ton beras. Jika dikurangi dengan kebutuhan konsumsi beras, maka Jatim masih mengalami surplus 1,50 juta ton beras di tahun 2020.
“Jika mengacu data BPS, Jatim ini tidak butuh beras impor. Baik di masa panen maupun masa tanam padi,” tegas Nawardi.
Berita Terkait
-
Selamat! Capaian Vaksinasi Covid Jatim Tertinggi di Indonesia
-
Khofifah Singgung Batik Madura Jokowi di Kongres HMI: Terimakasih Presiden!
-
Kepincut Pisang Dampit Malang, Gubernur Khofifah Beri Nama Ini
-
Gubernur Jatim Imbau Kepala Daerah Naikan Gaji Perawat
-
Gubernur Khofifah: 106 Perawat Meninggal Terpapar Covid-19
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani
-
Ruko Fotokopi di Ponorogo Rata dengan Tanah Usai Perselingkuhan Terbongkar
-
Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD
-
Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi
-
Jasad Bayi Ditemukan Terkubur di Mojokerto, Polisi Cari Pelakunya