SuaraJatim.id - Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan dugaan korupsi di dua perusahaan rekanan PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Lembaga anti rasuah itu mencurigai dua proyek kerja sama investasi menjadi bancaan para koruptor. Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah membenarkan jika dirinya mendatangi panggilan KPK, Selasa (30/3/2021) kemarin.
Di KPK, Risa atau Siti Aminatus Zariyah diperiksa selama lima jam. Dia hanya dimintai keterangan dua perusahaan rekanan PDAM itu.
"KPK menelusuri dugaan korupsi di dua perusahaan rekanan PDAM Gresik yakni PT Dewata Bangun Tirta (DBT) dan PT Drupadi Agung Lestari (DAL)," kata Risa, ditemui pada Rabu (31/3/2021) usai acara di Pendopo Gresik.
Risa menerangkan, kerja sama dua proyek itu dimulai pada 2012, yakni kerja sama dengan PT Dewata Bangun Tirta (DBT), memakai sistem Build Operate Transfer (BOT) untuk membangun proyek instalasi pengolahan air di Desa Legundi Kecamatan Driyorejo. Nilai investasi sebesar Rp 47 miliar. Kerja sama dilakukan selama 25 tahun.
Kemudian kerjasama dengan PT Drupadi Agung Lestari (DAL) untuk membangun proyek rehabilitation operating operasional transfer (ROOT) di Desa Krikilan Kecamatan Driyorejo. Nilai investasi sebesar Rp 86 miliar. Kerja sama dilakukan selama 25 tahun juga.
Selain itu, di hadapan penyidik, Risa juga menceritakan telah ditanyai berbagai pertanyaan. Salah satunya berkaitan dengan administrasi, studi kelayakan dan masalah penerapan anggaran. Dia diperiksa selama lima jam oleh KPK.
"KPK juga sudah melakukan peninjauan di dua tempat proyek itu. Yakni ke lokasi tempat Dewata dan Drupadi di Legundi dan Krikilan, Kecamatan Driyorejo," ujarnya.
"Yang meneken kerja sama itu dirut lama bukan saya," katanya menambahkan.
Baca Juga: Tak Bersedia, Setnov dan Anas Urbaningrum Tak Masuk Program Antikorupsi KPK
Kendati demikian, Risa menjelaskan, ketika program itu mulai dijalankan, dirinya belum menjabat Dirut di PDAM Giri Tirta Gresik.
Saat itu jabatan yang diemban hanya sebagai Kasubag Pelanggan PDAM. Sedangkan Dirut PDAM saat itu diduduki oleh Muhammad, saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Gresik.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
Tak Bersedia, Setnov dan Anas Urbaningrum Tak Masuk Program Antikorupsi KPK
-
Hapus Istilah Jumat Keramat, Ketua KPK: Setiap Hari Itu Keramat
-
KPK Telusuri Dugaan Yandri Susanto Terima Kuota Paket Bansos
-
KPK Telisik Dugaan Ketua Komisi VIII DPR Terima Kuota Paket Bansos
-
Aset Daerah Milik Sumsel Bakal Disertifikasi Gandeng KPK
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi
-
Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya
-
Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung
-
Bertaruh Nyawa Padamkan Bromo: Sekuriti Hotel Itu Akhirnya Gugur
-
BRI Dukung Pengembangan Talenta Muda Indonesia Melalui Magang Nasional 2026