SuaraJatim.id - Pria berinisial T (43) warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur diringkus polisi, lantaran kasus pencabulan anak di bawah umur. Parahnya, dua korban merupakan anak tiri pelaku, masing-masing berusia 14 dan 16 tahun.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan mengatakan, terbongkarnya kasus ini bermula dari laporan hilangnya dua bocah tersebut oleh ibu korban, pada Jumat (9/4/2021). Polisi kemudian menemukan kedua bocah berada di rumah temannya di kawasan Jogoroto. Alasan mereka kabur dari rumah lantas terkuak.
Kedua bocah ini mengaku takut berada di rumah karena khawatir dicabuli oleh ayah tiri. Mendengar perlakuan tak senonoh itu sontak sang ibu korban kaget. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan meringkus pelaku pencabulan terhadap anak.
“Pelaku kita tangkap pada Kamis (22/4/2021) malam. Dia mengakui semua perbuatannya. Ironisnya, dia melakukan perbuatan haram tersebut selama empat tahun berjalan. Korban yang berusia 14 tahun dicabuli sejak usia 9 tahun. Sedangkan korban yang berusia 16 dicabuli sejak usia 12 tahun,” kata AKP Teguh dikutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Sabtu (24/4/2021).
Modus pelaku pencabulan, lanjut dia, berdalih meminta korban memijat. Selanjutnya terjadi perlakuan asusila beberapa kali di rumah saat kondisi sepi dan ketika ibu korban sedang tidur.
Perbuatan bejat pelaku selama bertahun-tahun tak terbongkar lantaran korban diancam.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 81 Ayat 2 UU Nomor 17 Tahun 2016 penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No.1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit