SuaraJatim.id - Sejumlah daerah di Timur, Provinsi Jatim, merasakan efek guncangan gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat (30/04/2021).
Gempa bumi berkekuatan 5,1 skala richter itu mengguncang Jembrana sekitar pukul 05.20 WIB. Demikian dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Guncangan gempa itu terasa hingga ke Banyuwangi dan Jember. Hal ini disampaikan warga Kalibaru, Banyuwangi, Febri (21). Namun guncangan gempa tidak terlalu besar.
"Gempanya sebentar, terasa minim banget kalau disini. Jadi warga ada yang ngerasa ada yang tidak," katanya, dikutip dari suaraIndonesia.com, jejaring media suara.com.
Hal senada dikatakan Imam (46), warga Sumberjambe, Jember, jika dirinya juga merasakan getaran gempa.
"Iya tadi sempat merasakan, terasa sampai kesini," ucapnya singkat.
Berdasarkan laman resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan lokasi gempa terletak pada koordinat titik 9.37 Lintang Selatan (LS) dan 114.07 Bujur Timur (BT).
Lebih tepatnya di 127 kilometer Barat Daya Kabupaten Jembrana, Bali, dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG juga menyebut fenomena alam itu tidak berpotensi tsunami.
Baca Juga: Langgar Prokes, Warga Tabanan Dihukum Push-up dan Denda Rp100 Ribu
Berita Terkait
-
Langgar Prokes, Warga Tabanan Dihukum Push-up dan Denda Rp100 Ribu
-
2 Bulan Hilang Jasad Komang Ayu Ardani Ditemukan Terpotong Tinggal Tulang
-
Gempa Bali 5,1 SR Jumat Pagi Terasa sampai Jember
-
Jembrana Bali Gempa 5,1 SR Jumat Pagi Ini
-
Gantung Diri, Pelajar SMP di Bali Tinggalkan Surat Perpisahan, Ini Isinya
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kas Daerah Situbondo Rp50 Miliar Mendadak Dialihkan ke BTN, DPRD Mulai Cium Aroma Misteri
-
Jeratan Pinjol Membuat Persahabatan Dua Satpam Surabaya Berakhir dengan 6 Tikaman Maut
-
Skenario Palsu Ibu Muda di Blitar: Karang Cerita Temukan Bayi karena Takut Dimarahi Ortu
-
Truk Tangki Air Mineral Hantam Dua Ibu Rumah Tangga Hingga Terkapar di Jombang
-
Ratusan Anggota Perguruan Silat Bentrok di Gresik, 5 Orang Terkapar dengan Luka di Kepala