SuaraJatim.id - Hari Buruh Internasional atau May Day 01 Mei 2021 bakal diwarnai dengan aksi demonstrasi di sejumlah daerah. Hal ini ditegaskan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
Menurut Said Iqbal, demo kali ini diikuti puluhan ribu buruh dari berbagai daerah. Khusus KSPI sendiri, setelah didata sebanyak 50 ribu buruh akan terlibat dalam aksi May Day di 24 provinsi, termasuk Kota Surabaya.
Untuk aksi buruh di Kota Surabaya, kepolisian sudah mengantisipasinya. Kepolisian Daerah Jawa Timur menyiagakan sebanyak 1.999 personel mengamankan aksi tersebut.
"Jumlah personel yang dilibatkan ada 1.999 personel. Mereka difokuskan menjaga sejumlah objek vital yang ada di Kota Surabaya," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, dikutip dari Antara, Sabtu (01/04/2021).
Pengamanan Hari Buruh Internasional difokuskan di sejumlah tempat seperti di Kantor Gubernur Jawa Timur, kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, Gedung Negara Grahadi dan Gedung DPRD Jatim.
Untuk estimasi massa yang hadir, Gatot mengatakan tidak banyak karena peringatan “May Day” ini dilakukan dengan sejumlah acara virtual hingga diskusi.
"Karena dari teman-teman yang melakukan kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk virtual, dan ada juga yang bentuknya diskusi. Sedangkan untuk deklarasi itu hanya ada di Disnakertrans nanti," kata dia.
Personel juga akan melakukan penyekatan di beberapa titik. Karena, saat ini masih dalam masa pandemik COVID-19. Gatot tak ingin adanya aksi ini akan menambah kasus baru.
"Kemudian, kita-kita masih melaksanakan ibadah puasa. Ada beberapa lokasi yang disekat untuk menghindari adanya kerumunan," ucap perwira menengah Polri tersebut.
Baca Juga: Peringati May Day 2021, Buruh Minta Omnibus Law dan UU Cipta Kerja Dicabut
Di kesempatan sama, Gatot mengingatkan para buruh senantiasa menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan agar perayaan Hari Buruh bisa berjalan dengan baik.
"Laksanakan kegiatan ini dengan baik, menaati protokol kesehatan, kemudian selesai kegiatan bisa kembali dengan baik. Intinya itu saja," tutur dia.
Sementara itu, pada tahun ini merupakan kali kedua Hari Buruh Internasional diperingati di tengah pandemik COVID-19.
Bahkan, pada tahun 2020, tak ada elemen buruh yang menggelar aksi turun ke jalan sebagai bentuk pencegahan penularan COVID-19 yang terjadi di Indonesia.
Apalagi saat itu di Surabaya Raya, yakni di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo sedang diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Para buruh memilih aksi melalui media sosial, termasuk melakukan bakti sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
Terkini
-
BRI Dukung Prestasi Atlet Indonesia Peraih Medali SEA Games 2025 Lewat Penyaluran Bonus
-
Tragis Kecelakaan Kereta Api di Bojonegoro, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Argo Bromo Anggrek
-
Detik-detik Truk Muatan Cabai Tabrak Motor di Mojokerto, Seorang Tewas dan Sopir Luka Parah
-
Fakta Baru Skandal Ponpes Bangkalan, Dua Bersaudara Oknum Lora Diduga Lecehkan Santriwati yang Sama
-
Rumah 2 Lantai Terbakar di Simo Gunung Surabaya, 6 Penghuni Luka-luka