SuaraJatim.id - Seorang pemudik di Kabupaten Gresik Jawa Timur positif Covid-19 setelah dilakukan rapid test antigen. Ia dites setelah melewati penyekatan di sejumlah wilayah.
Hal ini disampaikan Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Yanto Mulyanto. Dari delapan pemudik yang dilakukan rapid test, hanya satu orang itu yang hasilnya menunjukkan positif.
"Kami melakukan rapid test di sela-sela penyekatan. Dari 8 kali rapid test yang dilakukan kepada pemudik terdapat 1 dinyatakan positif," kata AKP Yanto Muyanto, Senin (17/05/2021).
Ia menjelaskan, kegiatan penyekatan terus dilaksanakan hingga berakhir hari ini, yakni 17 Mei 2021. Tujuannya untuk mencegah pemudik dari luar Gresik yang masuk, dan sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19.
"Kegiatan lainnya yang kami lakukan adalah pembagian masker kepada masyarakat," kata Yanto.
Ia juga mengingatkan bahwa yang terpenting adalah kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan, sehingga penyebaran COVID-19 bisa cepat berakhir dan situasi normal kembali.
Dalam kegiatan penyekatan arus mudik lebaran itu, total kendaraan yang dipaksa putar balik di Pos Pam Desa Pandanan, Duduksampeyan sebanyak 101 kendaraan.
Perinciannya roda dua sebanyak 98 unit, dan mobil penumpang 235 unit. Penyekatan ini dilakukan terkait larangan mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.
Sedangkan yang diminta untuk putar balik secara rinci roda dua sebanyak 25 unit dan mobil penumpang 76 unit karena tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. ANTARA
Baca Juga: Polres Gresik Lakukan Rapid Antigen, 8 Kali Tes 1 Pemudik Positif Covid-19
Berita Terkait
-
Polres Gresik Lakukan Rapid Antigen, 8 Kali Tes 1 Pemudik Positif Covid-19
-
Tolak Diperiksa di Pos Penyekatan, Pejabat di Sulsel Lolos Mudik
-
72 Pemudik Reaktif COVID-19 di Pos Penyekatan se-Indonesia
-
Polisi Dimarahi Pemudik, Legislator Minta Publik Hargai Petugas
-
Nekat! Pemudik Ini Coba Kelabui Petugas Pakai Pelat Mobil Dinas Polisi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU
-
Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total
-
Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram