SuaraJatim.id - Sebanyak 43 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Singapura kembali tiba melalui bandara Juanda T2 Surabaya di Sidoarjo, Selasa (18/5/2021).
Kedatangan para pekerja migran ini diangkut menggunakan pesawat Scoot TR 262. Sesampainya di Jatim, mereka bakal dites swab lalu menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Dijelaskan Kepala UPT Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur Budi Raharja, sebanyak 43 PMI Singapura ini dibagi dua yaitu 29 masuk dikarantina di Asrama Haji dan sisannya 14 orang masuk karantina mandiri di hotel.
"Kedatangan PMI Jatim ini langsung dilakukan tes Swab PCR dan hasilnya akan keluar dua hari, kemudian para PMI ini akan dikarantina selama dua hari di asrama haji," ujar Budi Raharja.
Apabila hasilnya negatif, maka PMI dibolehkan pulang ke daerah asal dengan dijemput oleh pemerintah daerah setempat, atau secara mandiri namun dengan pantauan pemerintah daerah setempat.
Jika hasil swab PMI dinyatakan positif Covid-19 maka harus diisolasi di RS Lapangan Indrapura Surabaya atau RSUD dr Soetomo Surabaya.
Seperti pantauan dilapangan, petugas kesehatan mulai melakukan tes swab PCR kepada PMI tersebut satu persatu, setelah dilakukan swab para PMI dilakukan karantina.
Dan juga posko Pemulangan PMI juga telah melakukan pemulangan PMI ke daerah asalmya yang sudah melakukan karantina selama dua hari.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Jumlah Kasus Covid-19 di Jatim Meledak Hingga Ribuan?
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Jumlah Kasus Covid-19 di Jatim Meledak Hingga Ribuan?
-
Perhatikan Kepulangan Pekerja Migran, Pemprov Jateng Sediakan Bus Khusus
-
Mutasi Virus Corona Baru Asal UK dan Afsel Lebih Bahaya dan Cepat Menular
-
Majikan yang Suruh Pembantunya Makan Tahi Kucing di Surabaya Jadi Tersangka
-
2 TKI Pasien Covid Mutasi Baru dari UK dan Afsel Dirawat di RSLI Surabaya
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo, Begini Caranya
-
Selama Libur Lebaran, BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang di Berbagai Lokasi Strategis
-
Waka BGN Suspend Dua SPPG Milik Orang yang Mengaku Cucu Menteri dan Menekan Kepala SPPG
-
Kapolres Bojonegoro: 11 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap dalam Dua Bulan Terakhir
-
Kronologi Penemuan Granat Nanas di Lemari Warga Jember, Berawal dari Kiriman Orang Tua