SuaraJatim.id - Nasib tragis dialami dua santri di Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur. Keduanya tewas setelah mengalami kecelakaan tragis.
Dua santri ini berboncengan naik sepeda motor lantas tertabrak mobil Fortuner di jalan raya Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Senin (24/5/2021).
Akibat kecelakaan itu, dua orang santri meninggal. Hal ini dibenarkan Kanit Laka Polres Sampang Ipda Eko Puji Waluyo.
"Kita sudah mengamankan barang bukti dan memintai keterangan sejumlah orang saksi," terangnya, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (25/05/2021).
Eko melanjutkan, kronologisnya bermula dari sepeda motor Nopol W 5829 PV yang dikendarai dua santri melaju dari arah timur ke barat.
Sesampainya di TKP, keduanya mendahului kendaraan sepeda motor yang tidak diketahui nopolnya. Sedangkan dari arah berlawanan, melaju kendaraan Toyota Fortuner nopol L 1504 PD yang dikemudikan Abdul.
"Karena jarak terlalu dekat dan tidak cukup ruang untuk menghindar, maka terjadilah kecelakaan lalu lintas. Untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp 30 juta," tandasnya.
Seorang pemuda, saksi mata di lokasi menceritakan kronologis serupa dengan polisi. Menurut dia, setelah tabrakan sepeda motor yang terlibat kecelakaan posisinya berada di bawah mobil.
"Sementara para korban dilarikan ke Puskesmas," kata pemuda yang ditemui di lokasi kejadian tanpa menyebutkan identitasnya itu.
Baca Juga: Tersangka Kecelakaan Maut di Palangkaraya, Sopir Damri Terancam 6 Tahun Bui
Berita Terkait
-
Tersangka Kecelakaan Maut di Palangkaraya, Sopir Damri Terancam 6 Tahun Bui
-
Kementerian PUPR Bangun Rusun untuk Santri di Sulut
-
Santri di Jabar Boleh Kembali ke Pesantren, Ini Syaratnya
-
Sebelum Mondok, Ratusan Santri Nurul Jadid asal Jember Jalani Tes GeNose
-
Kembali ke Pondok, Satu Santri di Kendal Dinyatakan Positif Covid-19
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya