SuaraJatim.id - Pemerintah Kabupaten Magetan mengajukan 783 formasi CPNS dan PPPK tahun seleksi 2021. Semula, Pemkab Magetan mengusulkan 839 formasi kepada Kemen PAN-RB.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Masruri mengatakan, formasi CPNS dan PPPK yang diusulkan mayoritas dibutuhkan tenaga pendidik (guru) dan kesehatan.
“Mayoritas tetap tenaga pendidik dan kesehatan. Kemudian disusul bidang teknis,” katanya dikutip dari beritajatim.com media jejaring suara.com, Kamis (27/5/2021).
BKD, lanjut dia, semula telah mengusulkan sejumlah 839 formasi kepada Kemen PAN-RB. Namun, dipangkas 56 formasi.
Belum diketahui alasan kementerian memangkas pengajuan tersebut. Sebab, pihaknya belum menerima konfirmasi berapa jumlah formasi yang akan diberikan oleh pemerintah pusat.
“Hingga hari ini BKD belum mendapat persetujuan soal formasi yang akan dibuka pada seleksi CPNS tahun ini,” sambungnya.
Lantaran belum ada konfirmasi pasti jumlah formasi CPNS dari kementerian, Pemkab Magetan belum mengumumkan kapan bisa dimulai pendaftaran seleksi. Hanya saja Ia memperkirakan pengumumanya pada 30 Mei.
“Seleksi CPNS diumumkan paling cepat 30 Mei. Sementara pendaftarannya dibuka mulai 31 Mei,” jelasnya.
Selain lewat seleksi CPNS, pemenuhan pegawai juga akan diupayakan melalui seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK). Mayoritas guru dan tenaga kesehatan (nakes) yang akan direkrut lewat jalur tersebut.
Baca Juga: Format Surat Lamaran CPNS 2021, Perhatikan Rinciannya
“Guru dan nakes mendapat porsi cukup besar di CPPPK,” imbuhnya.
Rekrutmen lewat CPNS dan CPPPK digadang sebagai solusi mencukupi kekurangan pegawai di Pemkab Magetan. Maklum, tahun ini bakal ada 532 PNS yang pensiun. Mayoritas tenaga pendidik yang jumlahnya mencapai 372.
“Prinsip pengisian pegawai memegang prinsip zero growth. Pengisian pegawai sesuai jumlah yang berhenti,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan
-
Detik-detik Cak Ji Gerebek Rumah Ratu Arisan Bodong Surabaya: Keluarga Nyaris Diamuk Biduan
-
Berpura-pura Jadi Turis: Siasat Licin Haji 'Jalur Belakang' Terbongkar di Bandara Juanda
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang