SuaraJatim.id - Hebat betul bapak-bapak asal Blitar Jawa Timur ini. Pria berumur separuh abad itu berhasil merakit sepeda bertenaga surya ramah lingkungan.
Namanya Lilik Suprawanto. Pria ramah ini dengan senang hati menceritakan keberhasilannya itu. Warga Kelurahan Sentul Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar ini berhasil membuat karya sepeda bertenaga surya itu pada Maret 2020 lalu.
Sepeda listrik bertenaga surya ini dibuat oleh Lilik pada saat awal-awal Pandemi Covid-19 lalu. Saat itu ia memiliki banyak waktu luang akibat pandemi. Dimana keseharian Lilik adalah sebagai tukang reparasi alat rumah tangga, mulai dari mesin cuci, kulkas, hingga blender.
"Memang pada awalnya sepeda ini adalah sepeda listrik milik kakak saya. Namun sudah rusak dan akhirnya saya putuskan yang sebelumnya menggunakan baterai diubah menjadi tenaga matahari," kata Lilik, dikutip dati timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Rabu (16/6/2021).
Menurutnya, sepeda listrik menggunakan baterai terlalu repot jika harus bolak balik mengisi ulang daya sepeda. ditambah belum lagi jika kehabisan daya di tengah jalan. Mulai dari situlah, kemudian ide Lilik untuk merakit sepeda listrik bertenaga surya muncul.
"Memang hobi mas, Jadi saya terbiasa juga untuk belajar sendiri. Hampir semua alat listrik di rumah, radio, jam tangan saya benahi sendiri," ujarnya.
Pada sepeda listrik bertenaga surya buatan Lilik, ada panel surya yang berfungsi sebagai tandon energi. Panel surya itu ditempatkan di atas sepeda dengan penyangga besi pipih yang dilas pada kerangka sepeda. Lalu motor penggerak ditempatkan di tengah as roda depan, seperti sistem gardan.
Sementara sistem kerja motor listrik yakni controller batery management sistem dan panel surya dihubungkan menggunakan kabel ke motor penggerak. Otomatis saat gas ditarik maka motor akan berputar dan sepeda berjalan karena tersuplai energi listrik dari panel surya itu.
"Saya habis uang sekitar tiga juta lebih untuk merakit sepeda ini. mulai dari panel surya, motor, baterai lithium, control baterai, semuanya saya beli," kata Lilik.
Sebenarnya pemanfaatan listrik bertenaga surya, bukanlah hal baru bagi Lilik. Sebab sudah hampir 4 tahun, ia menggunakan solar sel sistem sebagai sumber listrik untuk kebutuhan sehari-hari di rumahnya.
Baca Juga: Nenek Sebatang Kara Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir dari Tubuhnya
"Meski memang biaya awal lebih mahal, tapi menurut saya lebih nyaman dengan tenaga surya. Soalnya, kalau listrik PLN mati, listrik di rumah saya tetap menyala," ujarnya.
Dibalik keahliannya di bidang elektronik tersebut, ternyata Lilik bukanlah orang yang memiliki background pendidikan di tehnis mekanika ataupun keelektronikan lainnya. Menurutnya, keahliannya itu ia dapat secara otodidak.
"Pendidikan saya SMA. Saya pernah kerja melaut bagian Markonis selama empat tahun setelah lulus SMA," kata sang pembuat sepeda listrik tenaga surya ini.
Berita Terkait
-
Nenek Sebatang Kara Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir dari Tubuhnya
-
Viral Ritual Pengantin Blitar, Mempelai dan Keluarga Dilarang Keramas 7 Hari!
-
Warganet Galang Donasi Bantu Mbah Paiman, Viral Pemulung Korban Penjambretan di Blitar
-
Viral Kakek Pemulung di Blitar Jadi Korban Jambret, Warganet ke Pelaku: Gak Ada Otak!
-
Tradisi Manten Tebu di Blitar Awali Musim Giling, Target 1,2 Juta Ton
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem
-
Tak Kapok Masuk Bui, Wanita 34 Tahun Diciduk Edarkan Narkotika di Surabaya