SuaraJatim.id - Suramadu kembali viral. Kali ini beredar video seorang perempuan berdebat dengan petugas di pos penyekatan Jembatan Suramadu.
Sosok perempuan yang mengaku apoteker itu menanyakan surat hasil swab petugas yang berjaga di pos penyekatan Jembatan Suramadu.
Video tersebut diunggah ulang oleh akun instagram @ngalamlop. Pada awal video yang berjudul “Perdebatan seorang apoteker dengan petugas SWAB di Suramadu” tersebut hanya terlihat kondisi depan motor dan jalan. Kemudian sosok perempuan yang merekam video tersebut menanyakan apakah petugas yang akan memeriksanya sudah melakukan tes swab.
“Bapaknya.. bapak-bapak petugasnya udah swab blum ya, cekidot,” ujarnya di awal video.
Kemudian perempuan tersebut diberhentikan oleh seorang petugas. Dari video terlihat perempuan itu mencoba menanyakan keberadaan surat swab milik petugas.
Berikut percakapan perempuan (A) tersebut dengan petugas (B).
A: “Mau Tanya, sebelumnya bapak sudah swab?”
B: “Dinkes ini?”
A: “Saya apoteker”
Baca Juga: Gawat! Pascamudik Lebaran, Pulau Madura Berstatus Zona Hitam
B: “Tadi sudah swab kah?”
A: “Sudah, kemaren lusa. Saya hari ini mau swab, jadwalnya .. Tanggal 13, kan udah nggak berlaku”
B: “Iya, haruse 14”
A: “Iya saya mau swab, tapi saya mau lihat suratnya bapak yang swab, boleh?”
B: “Siapa?”
A: “Bapak sudah swab?”
B: “Saya? Sudah vaksin tapi”
A: “Berarti kalau saya sudah vaksin gausah swab”
B: “Iya”
A: “Saya gapapa kan ngga swab”
B: “Iya, saya sudah vaksin”
A: “Oh vaksin sudah. Soalnya saya kemaren tanya bapak disini katanya kalau sudah divaksin boleh”
B: “Boleh swab?”
A: “Boleh ngga swab”
B: “Oh gitu? Coba ke..”
A: “Ini berarti bapaknya terakhir swab kapan yah?”
B: “Saya belum swab, vaksin aja”
A: “Tapi udah kontak langsung dengan banyak orang dari Madura gimana”
B: “Memang tugasnya gimana lagi dong mba”
A: “Ya harusnya petugas di sini swab dulu dong pak”
B: “Iya, ndak papa masukan bagus”
A: “Bapak-bapaknya ngga swab, saya kan gatau yang mana yang kena covid”
B: “Gini mba, saya kan cerita langsung suruh ke sini tapi kan protokolnya seharusnya swab dulu”
A: “Iya harusnya bapak swab dulu”
B: “Iya agak jaga jarak juga, takut juga”
A: “Karena kan kalau pagi juga rame, dari Madura juga rame kan. Bapak harusnya di swab dulu semuanya, baru bapak bisa mendiskriminasi orang Madura untuk swab. Gitu ya pak. Besok kalau saya mau swab, harus punya data bapaknya yang swab”
B: “Suruh swab, gimana”
Setelah sempat berdebat dengan petugas, salah seorang petugas yang mengenakan rompi oranye kemudian mendatangi si perempuan. Sama seperti dengan petugas sebelumnya, perempuan ini kembali menanyakan surat swab kepada petugas yang baru datang.
“Ini bapaknya udah swab belum?
“Belum, udah”
“Udah, boleh lihat surat swabnya nya?”
“Ada di rumah? Besok saya lihat ya”
“Ini bapak atas nama siapa?”
“Ini orang-orang dari Madura disuruh swab semua, tapi bapak-bapak petugasnya ngga swab, gimana dong?”
“Itu kan harusnya samean konsultasi ke ..”
Hingga saat ini belum diketahui kelanjutan dari video tersebut. Identitas perempuan yang berani bertanya tersebut juga belum diketahui.
Meskipun begitu, video ini telah mendapat reaksi dari warganet. Tidak sedikit yang mendukung aksi perempuan tersebut.
“Mbak nya bener bukan maksud berdebat, mmg sebaiknya petugas sblm memulai tugasnya swab dulu, karena beliau ada di garda terdepan, beresiko tinggi tertular dan menulari, saling memperbaiki itu baik,” tulis akun @dianbund***.
“ngongkon2 rakyat ee swab tp seng ngongkon hrong swab, lucu wong2 ii wkwk (nyuruh-nyuruh rakyatnya swab tapi yang nyuruh belum swab, lucu orang-orang ini),” fajar_k***o.
“Bolongane irungku wes sak botol cola2 min kakean di swab (lubang hidungku sudah se botol cola min kebanyakan di swab),” celetuk akun @r7ga***.
Sebagai informasi, Kasus Covid-19 di Pulau Madura, Jawa Timur mengalami peningkatan setelah libur lebaran Idul Fitri 2021. Kematian warga terjangkit Covid-19 terbilang memprihatinkan. Pemerintah setempat pun lebih memperketat mobilitas masyarakat dari dan ke Madura, salah satunya di Jembatan Suramadu.
Kontributor: Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Kick Off BRI Consumer Expo 2026 Jadi Momentum Second Engine of Growth
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Jateng Perdana 2026 dan Sukses Catatkan Transaksi
-
Jembatan Darurat di Probolinggo Putus Lagi Diterjang Banjir Ekstrem, Akses Warga Terancam
-
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Blitar, 4 Rumah Warga Rusak
-
5 Fakta Korupsi Lampu Hias Probolinggo, Modus Alih Pekerjaan Terbongkar