SuaraJatim.id - Setelah dilakukan swab test secara berjamaah, jumlah anggota DPRD Jember yang positif terpapar Covid-19 bertambah menjadi dua orang.
Swab test berjamaan ini dilakukan setelah sebelumnya Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto terkonfirmasi positif Covid menjelang Rapat Paripurna dewan dengan agenda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Jember Tahun 2020 itu.
Akibatnya Paripurna dibatalkan. Sementara semua yang hadir dilakukan swab test antigen, termasuk Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati M. Balya Firjaun Barlaman.
Kemudian Sekretaris Daerah Mirfano, Ketua DPRD M. Itqon Syauqi, pimpinan dewan, seluruh anggota dewan, staf sekretariat dewan, dan sejumlah jurnalis yang melakukan peliputan rapat paripurna juga dites swab.
"Hari ini kami mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan bahwa hasil 'swab' (tes usap) antigen yang dilakukan di dewan pada Rabu (23/6) terdapat satu anggota dewan yang positif," kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Kamis (24/06/2021).
"Anggota dewan yang positif dari Fraksi Kebangkitan Bangsa sehingga kami sudah berkoordinasi dengan satgas dan Dinkes untuk melakukan 'tracing' kepada keluarganya dan kontak erat yang bersangkutan," tuturnya.
Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar anggota dewan dari Fraksi Kebangkitan Bangsa yang terkonfirmasi COVID-19 bisa dirawat di rumah sakit, meskipun saat ini tidak memiliki gejala apa pun.
"Beliau punya risiko tinggi dari sisi umur dan penyakit bawaan, sehingga dianjurkan untuk menjalani isolasi di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang maksimal," katanya.
Ia mengimbau semua anggota FKB yang sudah menjalani tes cepat antigen dengan hasil negatif tetap isolasi mandiri di rumah terlebih dahulu dan melakukan tes cepat antigen kembali untuk benar-benar memastikan bebas dari virus Corona setelah beberapa hari isolasi di rumah.
Baca Juga: Penularan Covid-19 Mengganas, Bupati Jember Larang Warga Gelar Hajatan
Kantor DPRD Jember ditutup sementara selama beberapa hari ke depan dan aktivitas anggota dewan di gedung wakil rakyat tersebut akan dibuka kembali pada Senin (28/6).
Berita Terkait
-
Penularan Covid-19 Mengganas, Bupati Jember Larang Warga Gelar Hajatan
-
Puluhan Pejabat Pemkab Jember Dipanggil BPK Terkait 'Anggaran Siluman' Rp 107 Miliar
-
Kronologi Anggota DPRD Jember Terpapar Covid-19
-
Satu Dewan Positif Covid, Seluruh Anggota DPRD Jember Dites Swab Antigen
-
Heboh Anggota Dewan Positif Covid-19 Sempat Hadiri Rapat Paripurna, DPRD Jember Lockdown
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Wujud Komitmen Kepada Pemegang Saham
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian
-
Mahar Rp2 Miliar Demi Kursi Dirut RSUD: Menguliti 'Dosa' Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
-
Akhir Tragis Perjalanan Truk Pakaian di Tol Jomo: Sopir dan Kernet Tewas di Tempat