SuaraJatim.id - Satu dari empat orang komplotan begal sadis yang beroperasi di sebelas TKP di Sidoarjo dibekuk polisi. Pelaku ini berinisial RN, warga Bangkalan Madura.
Seperti disampaikan Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro. Ia menjelaskan kalau pelaku merupakan warga Desa Krangan Barat, Kecamatan Tanah Merah.
Tiga orang lainnya yang masuk dalam komplotan empat sekawan kini sedang diburu oleh polisi. Para pelaku terakhir kali beraksi di Jalan Perintis RT.3, RW. 8 Desa Tambak Rejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.
"Sementara tiga orang pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas," katanya dikutip dari Antara, Rabu (28/07/2021).
"Saat itu, korban YN meninggalkan sepeda motor yang tengah diparkir dan masuk ke sebuah tempat servis komputer. Tak berselang lama korban masuk, ada dua orang yang tidak dikenal masuk dan hendak mengambil motornya menggunakan kunci T," ujarnya.
Ia mengatakan, korban YN sempat mempertahankan motor miliknya, namun korban dibacok menggunakan celurit oleh salah satu pelaku sehingga para pelaku berhasil membawa lari sepeda motor korban.
"Para pelaku ini tidak segan untuk melukai para korban menggunakan senjata tajam," ujar Kusumo.
Ia menegaskan, pelaku ini sudah berulangkali melakukan aksi begal sadis meresahkan masyarakat. "TKP ada di Sidoarjo, Surabaya, dan Madura," ujarnya.
Dalam ungkap kasus tersebut, kata dia, petugas berhasil menyita beberapa barang bukti di antaranya dua unit sepeda motor, satu unit celurit, dan satu unit kunci T.
Baca Juga: Heboh Emak-emak Gotong Keranda Jenazah ke Kuburan, Ternyata Ini Alasannya
"Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Heboh Emak-emak Gotong Keranda Jenazah ke Kuburan, Ternyata Ini Alasannya
-
Pegawai Perusahaan Alkes Dibekuk karena Jual Tabung Oksigen Mahal
-
Ini Alasan Persebaya Lanjutkan Latihan Selama PPKM Diperpanjang
-
Biar Jera! Pria Surabaya Ditangkap Gara-gara Jual Tabung Oksigen Mahalnya Kebangetan
-
Ibu-ibu Madura Gotong Kurung Batang Jenazah, Netizen Debat Sah Atau Tidak Secara Islam
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Kinerja Solid, BRI Bagikan Dividen Tahun Buku 2025 Sebesar Rp52,1 Triliun Kepada Pemegang Saham
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik