SuaraJatim.id - Ada peraturan desa (perdes) menarik yang dibuat oleh Pemerintah Desa Ploso Kecamatan Punung Pacitan Jawa Timur. Sesuai aturan warga setempat yang mau menikah alias calon pengantin wajib menanam 10 pohon trembesi.
Aturan ini bukan isapan jempol semata. Demi menyelamatkan bumi dari kekeringan, Pemdes Ploso pun mencantumkan anjuran tersebut menjadi Peraturan Desa Nomor 5 tahun 2021. Hal ini ditegaskan Kepala Desa Ploso Agus Cahyono, Jumat (30/07/2021).
Agus menambahkan, pohon-pohon besar yang dapat menyimpan sumber mata air sekarang ini sudah tidak ada lagi. "Melihat fenomena masyarakat yang semaunya menebang pohon besar, harus ada langkah," kata Agus menegaskan.
"Saya berinisiatif untuk memulai terobosan baru dengan mewajibkan minimal 10 pohon trembesi bagi setiap calon pengantin sebelum menikah," ujarnya menambahkan.
Agus berhitung, jika masing-masing calon pengantin menanam 10 pohon trembesi di lahannya sendiri, maka 10 tahun ke depan akan bisa dinikmati hasilnya, yakni desa akan terbebes dari kekeringan saat kemarau panjang.
Ia pun berharap selain menyelamatkan bumi dengan menanam pohon trembesi, tiap calon pengantin adalah agent of change yang akan mengubah nasib generasi ke depan menjadi lebih baik.
"Harapan besar saya, bahwa setiap calon pengantin menjadi agent of change, sehingga apa yang ditanam sekarang akan dipetik oleh anak cucunya nanti," ujarnya.
Agus Cahyono juga membuat jargon terkait kebijakan calon pengantin menanam pohon trembesi. "Pernikahanku akan menyelamatkan alamku," kata pria yang juga seorang pengusaha bidang event organizer pernikahan dan pemilik Audio Sound System Pro One itu.
Baca Juga: Dicari Pengasuh untuk Ibu Mertua Narsis, Mesti Pandai Nari dan Jago Menjilat!
Berita Terkait
-
Dicari Pengasuh untuk Ibu Mertua Narsis, Mesti Pandai Nari dan Jago Menjilat!
-
Pusat Gempa Pacitan Malam Tadi Dekat dengan Pemicu Lindu Besar di 1937
-
Semalam Gempa Berkekuatan 5,2 Guncang Wilayah Selatan Jawa Timur
-
Nyesek, Calon Pengantin Sudah Survei Harga WO, Malah Ditinggal Selingkuh Kekasih
-
Viral Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Tak Ada Nakes Satu pun, Oksigen Suruh Ganti Sendiri
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Nyawa Gadis 19 Tahun di Ujung Tanduk, Skandal Aborsi Melibatkan 3 Nakes Guncang Bojonegoro
-
Terdesak Ekonomi, Nakes di Probolinggo Karang Cerita Begal Demi Tutupi Jual Motor Ayah
-
Skandal Pasien Hantu di Jember: Kejari Sita HP Para Direktur RS, Bongkar Mafia Klaim JKN
-
Jembatan Gondang Ditutup: Rute Bus Tulungagung-Trenggalek Lebih Jauh, Harga Tiket Naik?
-
Sore Berdarah di Sukorame: Jeritan Histeris Membuka Tabir Kematian Tragis Sang Pemasar