SuaraJatim.id - Beberapa tempat gadai di dekat Pasar Kupang Gunung Jalan Putat Jaya Surabaya tidak ada kenaikan dari jumlah nasabah. Namun meski begitu, salah satu nasabah ditolak saat akan menggadaikan BPKB motornya.
Mat Siri (39), penjual bawang merah di Pasar Mangga Dua Surabaya, berniat menggadaikan BPKB motor Ninja 250R guna menambah modal untuk membeli bawang. Namun rencananya itu ditolak beberapa tempat gadai di Kota Surabaya.
"Ini sudah 4 tempat saya datangi, mau gadaikan BPKB Ninja (250R), tapi enggak diterima. Apa lagi di Putat Jaya," ujar Mat Siri, Kamis (5/8/2021).
Setidaknya sebanyak 3 tempat gadai tidak menerima niatan Mat Siri untuk menggadaikan BPKB motor miliknya tersebut, dengan alasan jika motor miliknya berplat nomor luar Kota Surabaya.
"Padahal saya cuma butuh Rp 2 juta buat 'kulak' bawang untuk dijual besok di pasar, tapi kok malah enggak ada yang mau menerima," katanya pada SuaraJatim.id.
Ia merasa butuh uang karena pemasukan selama PPKM turun drastis dibandingkan dengan sebelum masa PPKM diberlakukan.
"Sebelum PPKM keuntungan bersih bisa mencapai Rp 300 ribu permalamnya. Saat ini turun, sekitar Rp 50 ribu, paling banyak ya Rp 100 ribu," terangnya.
Penurunan penghasilan dari Mat Siri sendiri karena faktor daya beli masyarakat yang menurun pula sejak diberlakukan masa PPKM.
"Ya sepi sejak masa PPKM Darurat dan Level 4 ini. Sebelumnya masih ada yang beli, tapi waktu masuk masa PPKM Mangga Dua sepi, termasuk lapak milik saya," kata Siri.
Baca Juga: CEK FAKTA: Jadwal Vaksinasi Massal 2-6 Agustus 2021 di Royal Plaza Mal Surabaya, Benarkah?
Sekedar info jika Pasar Mangga Dua dikelola oleh pihak swasta, bukan pasar dalam naungan PD Pasar Surya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Jadwal Vaksinasi Massal 2-6 Agustus 2021 di Royal Plaza Mal Surabaya, Benarkah?
-
Menang di Olimpiade, Atlet Indonesia Bakal Diguyur Bonus Emas Senilai Rp2,5 Milyar
-
Istri Gugat Suami karena Pembagian Harta Gono Gini yang Tak Adil
-
Mewah Abis! Hotel Khusus Tamu "Jenazah" di Surabaya Ini Harga Per Malamnya Bikin Melongo
-
PSSI Sebut Liga 1 Mulai 20 Agustus, Pelatih Persebaya: Mudah-mudahan Benar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat