SuaraJatim.id - Polres Banyuwangi menggagalkan dugaan penyelundupan pupuk bersubdisi. Total 2 ton pupuk diamankan polisi beserta dua orang terduga pelaku.
Polisi mengamankan kegiatan ilegal itu saat kendaraan jenis pikap melintas dari Banyuwangi tujuan Situbondo, pada Rabu (11/8/2021) kemarin. Pupuk urea bersubsidi itu berjumlah 2 ton.
Sedangkan terduga pelaku yang diamankan, yakni inisial MR (20) dan RYA (18). Keduanya warga asal Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.
Berdasarkan informasi dihimpun, 40 karung berukuran 50 kilogram itu diangkut menggunakan mobil pikap dengan nomor polisi P 9636 V. Barang bukti dan kedua teduga pelaku diamankan di Mapolresta Banyuwangi untuk diperiksa.
Kapolresta Banyuawangi, AKBP Nasrun Pasaribu melalui Kasat Reskrim, AKP Mustijat Priambodo membenarkan penggagalan penyelundupan 2 ton pupuk bersubsidi tersebut. Kekinian, kedua pelaku termasuk kendaraan yang digunakan mengangkut pupuk diamankan di Mapolresta Banyuwangi.
"Memang benar, tapi masih dalam proses pengembangan penyelidikan," katanya mengutip dari suarajatimpost.com, Sabtu (14/8/2021).
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penyelundupan pupuk subsidi ilegal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh