SuaraJatim.id - Upacara Kemerdekaan RI dilakukan warga Sumenep dengan cara berbeda. Mereka menggelar upacara kemerdekaan di sungai setempat.
Ini dilakukan sekitar 30 warga RT 4 RW 2 Desa Pabian Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep. Mereka nyemplung ke Sungai Marengan. Upacara tak hanya diikuti warga, melainkan perangkat desa setempat.
Bahkan Kepala Desa Pabian menjadi inspektur upacara unik ini. Seluruh peserta upacara, baik laki-laki maupun perempuan, masuk ke sungai dengan ketinggian air selutut.
Semua kegiatan, mulai pengibaran bendera merah putih, hingga pembacaan teks proklamasi, dilakukan di sungai. Kepala Desa Pabian, Zulfikar Ali Mustakim menjelaskan, upacara di sungai ini merupakan tradisi warga Pabian setiap memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Kue 'Garuda Pancasila' Dilelang, Hasilnya untuk Bantu UMKM Terdampak Pandemi
Tahun ini merupakan tahun kelima menggelar upacara di sungai. Hanya saja karena tahun ini masih masa pandemi, maka peserta upacara dibatasi.
"Warga yang tinggal di pinggir Kali Marengan ini ingin melestarikan tradisi upacara di sungai. Sekaligus ini juga berupa ajakan pada warga untuk selalu menjaga kebersihan sungai. Karena selama ini tidak sedikit warga yang beranggapan bahwa sungai merupakan tempat sampah terpanjang," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (17/08/2021).
Ia berharap warga tidak lagi membuang sampah sembarangan dan Kali Marengan tetap bersih. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan, Kali Marengan akan dikembangkan menjadi pusat perdagangan seperti sejarah masa lalu.
"Dulu Kali Marengan di Pabian ini pusat perdagangan. Bea cukai ada disini. Masyarakatnya majemuk, berbagai ras dan suku. Nah, kami ingin agar Kali Marengan nantinya juga bisa menjadi sesuatu yang berbeda dan bermanfaat bagi banyak orang," ujarnya.
Ia menceritakan, untuk menggelar upacara di Kali Marengan itu, pihaknya perlu waktu dua minggu, mulai pembersihan hingga pengecatan.
Baca Juga: Viral, Pesan di Video TikTok HUT RI Ini Buat Warganet Merinding: Benar Sudah Merdeka?
"Kami juga memasang bendera dan umbul-umbul sejak awal Agustus. Kami bangga, warga kami sangat antusias melaksanakan upacara di Kali Marengan ini," ucapnya.
Berita Terkait
-
Permasalahan Sertifikat Pagar Laut Meluas, Kini Mencapai Subang, Sumenep dan Pesawaran
-
Miris! Siswa di Sumenep Bakar Motor dan Ancam Guru Pakai Parang, Kini Terancam 10 Tahun Bui
-
Sempat Dipanggil Kiai pada Sidang Sengketa Pilkada, Saldi Isra: Berat Tanggung Jawabnya
-
Kacau! Viral Polisi Tantang Warga Duel Carok saat Bikin Laporan di Polsek Sumenep Kota
-
Unik dan Futuristik! Busana Vidi Aldiano di Istana Negara Curi Perhatian
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
Terkini
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga
-
Antusiasme Tinggi, 75.483 Penumpang Gunakan Kereta Api pada Hari Pertama dan Kedua Lebaran 2025
-
Banjir Kepung Ngawi: 15 Desa Terdampak
-
Kronologi Mobil Elf Berpenumpang Terbakar di Tol Madiun