SuaraJatim.id - Ribut-tibut kKasus haters Ayu Ting Ting, Kartika Damayanti (KD) vs Keluarga Ayu Ting Ting terus bergulir. Keluarga artis dangdut itu resmi melaporkannya ke Polda Metro Jaya, Jumat (20/08/2021).
KD sendiri merupakan warga Bojonegoro Jawa Timur. Sebelumnya, keluarga Ayu sempat melabrak orang tua KD di kediamannya di Bojonegoro. Hal ini membuat panas PKB Jawa Timur sehingga balik mengancam akan melaporkan balik keluarga Ayu.
Ternyata ancaman PKB ini bukan isapan jempol. Merespons laporan keluarga Ayu ke Polda Metro Jaya itu, PKB Jatim menegaskan akan membahas kasus itu. Hal ini disampaikan Sekretaris DPW PKB Jatim, Anik Maslachah.
"Hukumnya wajib kita memberikan advokasi pada keluarga KD. Karena ini urusan sosial yang harus dibantu," terang Anik Maslachah, Sabtu (21/8/2021).
Anik menuturkan baru mendengar kabar bahwa kasus KD berlanjut hingga laporan resmi ke polisi. Merespon itu, langkang-langkah apa saja yang akan ditempuh PKB masih akan dibicarakan lagi.
"Kita masih menunggu Mas Fauzan karena baru hari ini mendengar kabar pelaporan KD. Nanti akan kita komunikasikan lebih dulu ke Mas Fauzan," terang Anik.
Sementara Fauzan Fuadi saat dikonfirmasi meminta maaf karena belum bisa memberikan penjelasan langkah-langkah advokasi. Fauzan menyampaikan, saat ini dirinya sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) karena terpapar Covid-19.
Diberitakan sebelumnya, haters Ayu Ting Ting dituding melakukan penghinaan atau perundungan. Haters belakangan diketahui warga Bojonegoro yang kerja di Singapura sebagai pekerja migran itu juga telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara terbuka melalui media sosial.
Namun, Ayu Ting Ting, termasuk orang tuanya, Abdul Rozak dan Umi Kalsum tak terima dan ingin KD diproses hukum.
Baca Juga: Ayu Ting Ting Laporkan Pembully ke Polisi, Oknum Edit Video dan Gambar Diperkarakan
Bahkan, saking kesalnya, kedua orang tua Ayu Ting Ting sampai mendatangi rumah keluarga KD di Bojonegoro, Jawa Timur. Aksi itu mendapat sorotan politisi dari PKB Jatim lantaran membuat keluarga KD, khususnya orang tua KD syok.
Diberitakan sebelumnya, Ayu Ting Ting resmi melaporkan Kartika Damayanti alias KD ke Polda Metro Jaya, Jumat (20/8/2021). Laporan polisi itu terkait perundungan atau bullying terhadap sang buah hati, Bilqis.
Sepulang dari Mapolda Metro Jaya, Ayu langsung mengisi acara televisi Brownis dengan menghadirkan pengacaranya, Minola Sebayang.
Dijelaskan Minola, bahwa Ayu melaporkan akun Instagram Gundik Empang. Diketahui, pemilik akun media sosial itu adalah Kartika Damayanti.
"Hari ini Ayu didampingi sama tim lawyer Ayu ke Polda," kata Ayu Ting Ting dalam cuplikan video yang diunggah kembali oleh akun IG @haters_tandingan, mengutip Matamata.com, Jumat.
"Jadi hari ini agenda kita adalah membuat laporan ke kepolisian atas dugaan tindakan hukum akun Gundik Empang," katanya.
Berita Terkait
-
Ayu Ting Ting Laporkan Pembully ke Polisi, Oknum Edit Video dan Gambar Diperkarakan
-
Ayu Ting Ting Ubah Warna Rambut, Netizen Heboh: Bule Depok
-
Awas, Edit Video Ayu Ting Ting Bisa Diperkarakan!
-
Top 5 Sepekan: Potret Alvin Faiz di Hotel, Kebohongan Ayu Ting Ting Dibongkar
-
Polisi Masih Teliti Laporan Ayu Ting Ting
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Jejak Rokok dan Cambukan di Punggung: Tragedi Pilu Anak TK Dianiaya Ayah Tiri di Lumajang
-
Pura-pura Izin ke Kamar Mandi, Siswa SMK di Situbondo Malah Hantam Wajah Sang Guru
-
Bus Harapan Jaya Angkut 12 Pejabat Pemkab Tulungagung ke Surabaya Usai Diperiksa 12 Jam
-
Badai di Kota Marmer: Drama OTT Bupati dan Malam Mencekam di Mapolres Tulungagung
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar