SuaraJatim.id - Niger sedang dilanda teror penculikan pelajar yang dilakukan geng motor bersenjata. Geng kriminal ini menyasar sekolah Islam di negara itu.
Tercatat sebanyak 136 siswa telah diculik dari sebuah sekolah Islam di Kota Tegina, Niger. Enam diantara siswa yang diculik tersebut telah dinyatakan meninggal dunia karena sakit.
Seperti dilaporkan Reuters, Abubakar Garba Alhasan, kepala sekolah tempat para pelajar itu mengatakan kelompok penyandera telah menelepon untuk mengatakan bahwa anak-anak meninggal karena sakit dan mendesak agar permintaan tebusan dipenuhi.
Para penculik menuntut uang tebusan untuk membebaskan para siswa, yang diculik pada Mei lalu.
Geng kriminal yang melakukan penculikan untuk mendapatkan uang tebusan dipersalahkan atas serangkaian serangan di sekolah asrama di Nigeria Utara. Di sana, lebih dari 1.000 siswa telah diculik sejak Desember .
Abubakar Adam, yang tujuh anaknya ditahan oleh geng itu mengatakan para penculik menelepon kepala sekolah untuk meminta uang tebusan.
Kelompok penyandera pada Minggu (22/8) membebaskan 15 siswa yang diculik pada Juli dari sebuah sekolah Baptis di Nigeria barat laut setelah orang tua membayar uang tebusan untuk membebaskan mereka.
Presiden Muhammadu Buhari pada Februari meminta pemerintah negara bagian untuk berhenti membayar tebusan kepada para penculik. Gubernur Kaduna Nasir El-Rufai secara terbuka juga menolak untuk membayar.
Orang tua dan masyarakat yang putus asa sering kali mengumpulkan dan membayar sendiri uang tebusan tersebut. ANTARA
Baca Juga: Enam dari 136 Siswa Sekolah Islam yang Diculik Meninggal di Nigeria
Berita Terkait
-
Enam dari 136 Siswa Sekolah Islam yang Diculik Meninggal di Nigeria
-
Manekin Berkepala Dilarang di Toko Kota Ini, Harun: Islam Melarang Berhala
-
CEK FAKTA: Benarkah Pemuda RI Culik Turis Nigeria Gegara Rasisme Orang Kulit Hitam?
-
Komplotan Bandit Serang Satu Desa, 9 Orang Dibunuh, Ternak Warga Diambil
-
New Virmen: Nigeria Tarik Dubes dari Indonesia hingga Deddy Corbuzier Berhenti Podcast
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti, 19 Pria Diamankan!
-
Survei Piramida Research: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Naik Menjadi 60,4 Persen
-
Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi
-
Teror Kabel Semrawut Makan Korban di Ponorogo: Leher Robek Tersangkut, Kasusnya Masuk Meja Polisi
-
Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah