SuaraJatim.id - Usai memamerkan nanas, kini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pamer singkong sebagai salah satu hasil pertanian unggulan di wilayahnya.
Ya, mantan Menteri Sosial itu menyebut jika singkong merupakan teman paling sempurna. Salah satu singkong yang menjadi pilihannya yakni singkong mentega yang berasal dari Malang.
Dalam unggahan akun instagram pribadinya di @khofifah.ip.
Dia mengunggah beberapa foto yang memperlihatkan dirinya bersama dengan singkong yang masih mentah.
Baca Juga: Ayo Vaksin! Ini Info Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Malang, Begini Cara Daftarnya
"Menurut saya, teman paling sempurna saat menikmati secangkir kopi itu adalah singkong. Dua sejoli ini tidak pernah gagal menghalau bad mood. Entah itu direbus atau digoreng, mau dinikmati begitu saja atau dengan cocolan sambal, sama nikmatnya. Pokoknya, tidak ada obatnya," ujar Khofifah dalam keterangan unggahan tersebut.
Dia pun menjelaskan bahwa singkong dalam fotonya tersebut merupakan singkong mentega asal Malang yang dibudidayakan dalam program One Pesantren One Product (OPOP).
"Nah, singkong yang saya pegang ini adalah jenis singkong mentega asal Malang yang dibudidayakan dalam program One Pesantren One Product (OPOP). Dinamakan mentega karena warna dagingnya kuning, dan teksturnya yang empuk, legit, dan kenyal. Kenapa ukurannya besar ? Itu karena dibudidayakan dengan teknik khusus. Penasaran mencoba ?," tutupnya dalam keterangan tersebut.
Unggahan tersebut pun mendapat beragam komentar dari warganet. Beberapa di antaranya bahkan mengaku pernah mencoba singkong tersebut.
"Cocok untuk makanan pembuka dipagi hari dengan teh manis hangat.," ujar @ppkh**
Baca Juga: Pemkot Malang Potong Tunjangan ASN untuk Penanganan Covid-19, DPRD Beri Peringatan
"Jadi inget jaman dulu Bu, Saya umur 10 tahun di Malang di desa ada nggak mampu beli beras. untung di sekitar rumah ditanami singkong....ubiii.......mbote...... jadi makanya yang gitu" aja .sama emak saya singkong. Seperti itu di serut. lalu di kukus untuk pengganti beras. Tapi walaupun begitu happy-happy aja. Tidak ada orang mengeluh seperti sekarang. Sekarang beras selalu ada selalu bisa beli. Kendaraan punya HP punya mampu beli kuota . Tapi masih teriak" lapar . Apalagi ngalamin kaya saya dulu. Jadi orang kok gak bersyukur. masih bisa kenyang triak"lapar," kata @kasi***
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
BRI Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Ribuan Sembako Disalurkan & Pemudik Dimudahkan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Dari Desa untuk Warga, THR dan Jaminan Sosial Wujud Kepedulian Desa Wunut
-
Wanita Probolinggo Ditemukan Tewas Misterius di Pinggir Jalan
-
BRI Sokong UMKM Habbie: Minyak Telon dengan Ragam Aroma Terbanyak untuk Pasar Global
-
Jumlah Wisatawan ke KBS Surabaya Diprediksi Meningkat Hingga Hari Minggu
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan