SuaraJatim.id - Kasus pelecehan seksual di jalanan kembali terjadi di Gresik Jawa Timur. Seorang cewek yang mau berangkat kerja. Ia jadi korban begal payudara di jalan raya saat berkendara.
Ia nampak shock dan menangis. Kasus begal payudara jalanan mulai terkuak, saat Saffiym memposting di media sosial. Dia bercerita korban begal payudara adalah temannya sendiri.
Pasca kejadian itu, kini sang teman mulai khawatir jika berkendara sendiri, terutama di jalanan sepi.
"Kejadiannya pas mau berangkat kerja pada pukul 05.00 wib pagi, saat itu dia mengendari motor seorang diri di Jalan Dr Wahidin, lalu tiba-tiba ada pengendara dari arah belakang melakukan tindakan pelecehan seksual," katanya, Rabu (1/9/2021).
Ia mengatakan pelaku beraksi sendirian mengendarai sepeda motor Merek Supra. Namun sayangnya, temannya tersebut tidak melihat secara jelas plat nomor pelaku. Bahkan wajah lelaki tersebut juga tak terlihat begitu jelas.
"Dia keburu nangis jadi tak bisa melihat secara jelas plat nomer identitas pelaku, mungkin shock dengan kejadian itu," ujarnya.
Perlu diketahui, pelecehan seksual di jalan tidak hanya kali ini saja. Bahkan dalam sepekan terakhir ini, setidaknya ada dua kejadian seorang pemotor memamerkan alat kelamin di depan umum.
Hinggan kini belum diketahui siapa para pelaku tersebut. Karena bisanya mereka melancarakan aksinya di tempat yang sepi.
Menanggapi hal itu, Kanit Reskrim Polsek Kebomas Iptu Yoyok Mardi prihatin dengan kejadian itu. Dalam hal ini, ia akan memerintahkan petugas agar lebih rutin dalam melakukan patroli di lingkungan wilayah hukumnya.
Baca Juga: Begal Payudara Terjadi di Batam, Pelaku Bahkan Sempat Meledek Korban
"Kita akan cek barangkali terpantau di cctv. Yang jelas pasca ini akan lebih rutin lagi melakukan patroli, terutama diwaktu jalan-jalan sepi. Seperi malam hari dan dini hari," katanya menegaskan.
Kontributor : Amin Alamsyah
Tag
Berita Terkait
-
Begal Payudara Terjadi di Batam, Pelaku Bahkan Sempat Meledek Korban
-
Aksi Begal Payudara Terjadi di Batam, Korban Trauma
-
Freeport Resmi Sewa Lahan di KEK Gresik JIIPE Selama 18 Tahun
-
Semen Gresik Dukung Penguatan Kapasitas Guru TPQ di Enam Desa Binaan
-
Melihat Hari Pertama PTM di Gresik, Siswa Masuk dengan Sistem Ganjil Genap
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026