SuaraJatim.id - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait ikut geram dengan peristiwa Saipul Jamil disambut berkalung bunga usai keluar dari penjara.
Mantan narapidana kasus kejahatan seksual dan suap hakim itu disambut bak pahlawan dengan mobil bak terbuka dan berkalung bunga usai keluar penjara. Menurut Arist, Saipul Jamil telah melakukan kejahatan seksual tidak layak disambut bagaikan pahlawan.
Arist berkomentar berlandaskan pada sudut pandang korban. Menurut dia, korban pasti sakit hati serta pasti akan mengalami trauma ketika melihat Saipul Jamil itu.
"Maka ketika Saipul Jamil melakukan kejahatan seksual dan sudah dihukum 5 tahun dan dapat remisi jadi 3.5 tahun maka dalam prespektif korbanya dia itu enggak layak disambut seperti pahlawan, pasti sakit hati si korban. Padahal trauma-nya si korban saipul ini belum pulih," katanya, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Kamis (09/09/2021).
"Bahkan ribuan anak-anak yang mengalami kekerasan yang sama dilukai hatinya, boleh aja dia sudah bebas tapi enggak usah diumumkan seperti pahlawan kan jadi sakit hati si korban," ujarnya.
Arist mengatakan kekerasan seksual sudah menjadi kejahatan luar biasa dan sudah disetarakan dengan kejahatan korupsi, terorisme dan narkotika. Jadi ia meminta Saipul Jamil diboikot di seluruh stasiun TV Indonesia.
"Oleh karena itu orang-orang seperti Saipul Jamil ini diboikot, karena setara dengan korupsi, seperti koruptor tidak boleh mengikuti kegiatan politik selama 4 tahun tapi karena pengadilan tidak memutuskan itu, harusnya minta maaf ke publik, itu lebih simpati daripada keluar bak pahlawan," ujarnya.
Arist juga mengatakan jika masih ada di dunia pertelevisian, Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menonton Saipul Jamil di TV dan diharapkan Saipul Jamil menyadari bahwa perbuatannya sudah melukai hati korban.
"Selain televisi untuk tidak memberikan akses ataupun panggung kepada Saipul Jamil karena dia bukan sumber teladan, lalu kemudian masyarakat kalau nonton Saipul Jamil di TV matikan saja TV-nya supaya dia menyadari betul apa yang dia lakukan itu betul-betul melukai hati korban," ujarnya menegaskan.
Baca Juga: Komnas PA: Ada Tersangka Lain Kasus Kejahatan di SMA SPI Kota Batu
Berita Terkait
-
Komnas PA: Ada Tersangka Lain Kasus Kejahatan di SMA SPI Kota Batu
-
Misteri Gunung Hejo dan Mitos Kecelakaan Maut di KM 97 Tol Cipularang
-
Akhirnya, KPI Perbolehkan Saipul Jamil Tampil di TV; Sebagai Bahaya Predator
-
Saipul Jamil Boleh Tampil di TV untuk Edukasi, Arie Kriting : Belajar Hap Hap
-
KPI Bolehkan Saipul Jamil Tampil di TV untuk Edukasi Bahaya Predator
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"
-
Jalan Penghubung 3 Desa di Pacitan Bak "Jalur Neraka", Perbaikan Swadaya Tak Lagi Mempan
-
Kedok Rumah Dijual di Sidoarjo: Di Luar Sepi di Dalam Oplos Gas Elpiji Beromzet Puluhan Juta