SuaraJatim.id - Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan ke peternakan sapi milik PT Greenfields Indonesia yang berada di Ngadirenggo Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. Dalam kunjungannya, DPRD juga melihat lokasi peternakan dan proses pemerahan.
Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Kuswanto mengatakan keberadaan PT Greenfields Indonesia tak seharusnya diganggu apalagi dipersulit. Terlepas dari aduan masyarakat soal penanganan limbah PT Greenfields, dirinya tak ingin investor dipermainkan.
"Tetapi di sisi lain kami juga ingin investor tidak diganggu sepanjang mereka benar, tidak untuk dipermainkan karena dapat sebagai penggerak sektor ekonomi masyarakat," kata Kuswanto, Selasa (14/9/2021).
Ia menjelaskan, keberadaan investor modal asing seperti PT Greenfields Indonesia yang masuk ke tanah air wajib didukung terlepas dari kurangnya persyaratan semisal perizinan. Selain itu, PT Greefields saat ini juga masih berkutat dengan permasalahan limbah.
Kuswanto meminta PT Greenfields Indonesia segera menyelesaikan perkara pengelolaan limbah, misalnya dengan melakukan kerjasama pemanfaatan limbah padat menjadi pupuk untuk sektor pertanian.
Di sisi lain, Kuswanto juga meminta Dinas Lingkungan Hidup membantu PT Greenfields dalam rangka percepatan perizinan.
"Pada prinsipnya kita tidak untuk mencari kesalahan tetapi untuk mengingatkan termasuk bersama dinas Lingkungan Hidup. Kami minta secara cermat yang belum selesai, dibantu apa yang menjadi kesulitannya (PT Greenfields)," beber Kuswanto.
Dirinya berharap, keberadaan peternakan sapi PT Greenfields Indonesia di Kabupaten Blitar tidak diganggu masalah perizinan. Pasalnya, peternakan tersebut berkontribusi terhadap sektor ekonomi dan kepada masyarakat.
"Ya kita harapkan jangan sampai perusahaan ini terganggu karena perizinan. Ini investasi yg besar, harapannya ini tetap memberi nilai tambah untuk Kabupaten Blitar, memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di lingkungannya," tandasnya.
Baca Juga: Penangkapan Pembentang Poster Jokowi, Pengamat: Jauh dari Nilai Demokrasi
Dalam kunjungannya tersebut, Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur yang pimpin oleh Kuswanto berkeliling ke sejumlah lokasi di peternakan sapi PT Greenfields Indonesia Farm 2. Mereka juga melakukan pembahasan dengan manajemen peternakan sapi tersebut terkait isu-isu yang berkembang saat ini.
Kontributor : Farian
Berita Terkait
-
Penangkapan Pembentang Poster Jokowi, Pengamat: Jauh dari Nilai Demokrasi
-
Kisah Yuliati Sempat Ditahan 9 Hari Akibat Mencuri Susu: Saya Menyesal
-
Polisi Tegaskan Kasus Ibu-ibu Curi Susu Dihentikan Bukan Karena Hotman Paris
-
Dibebaskan, Polisi Ungkap Alasan Tangkap Pembawa Poster Minta Tolong Presiden
-
Peternak Bawa Poster Minta Bantuan Presiden di Blitar Trauma Hebat Usai Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap
-
Pintu Kamar Terbuka, Muncul Rekan Sejawat: Detik-Detik Oknum Polisi Blitar Terjaring Pesta Sabu
-
Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19